Mobil MBG di Sragen Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas dengan Pelajar, Satu Korban Patah Tulang

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 16:28 WIB
Kondisi mobil operasional MBG yang kecelakaan di Jalan Gabugan-Gemolong, Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Sragen, Selasa (29/9/2026). (Ist)
Kondisi mobil operasional MBG yang kecelakaan di Jalan Gabugan-Gemolong, Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Sragen, Selasa (29/9/2026). (Ist)

 

RADARSOLO.COM – Mobil operasional makan bergizi gratis (MBG) di Sragen terlibat kecelakaan lalu lintas di jalan Gabugan-Gemolong, Sragen, Selasa (29/9/2026).

Mobil tersebut ditabrak dua orang pelajar yang baru saja mengurus pencairan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

​Insiden adu banteng ini tepatnya terjadi di kawasan Desa Slogo, Kecamatan Tanon. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor Honda Beat Street dan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga milik PT Tunjung Negari Trans.

Baca Juga: Soal Dugaan Pencubitan Guru Pendamping di SD Al Azhar Sragen, UPTD PPA: Butuh Kesabaran Ekstra Dampingi ABK

​Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Daffa Jagadita Priyanto, 16, warga Kalangan, Kelurahan Ngembatpadas, Gemolong, yang berboncengan dengan rekannya, Chiara Schatzia Putri, warga Wonorejo, Kalijambe, Sragen.

​Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor yang merupakan siswi SMA mengalami luka serius dan patah tulang pada bagian kaki. Kaca bagian depan mobil pecah remuk, sementara kondisi sepeda motor korban ringsek berat.

​Kepala Desa (Kades) Slogo, Bintoro membenarkan musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayahnya tersebut.

Baca Juga: Pasutri Pimpinan Koperasi Dinar Mulia-Alfa Dinar Karanganyar Ditetapkan sebagai Tersangka

”Iya benar, kejadian sekitar pukul 11.00 WIB di jalan gang depan rumah Pak Anton. Korban merupakan anak sekolah SMA. Informasi sementara, mereka baru saja mengambil bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Sragen,” ujar Bintoro saat dikonfirmasi.

​Bintoro mengaku ikut membantu evakuasi korbam. Mobil operasional MBG saat itu melaju dari arah selatan (Karangtanjung) dan bersiap berbelok ke arah utara untuk mengambil ompreng tempat wadah makanan. Mobil bergerak di jalur kiri yang benar.

​Namun pada saat bersamaan, dari arah sebaliknya (utara), melaju sepeda motor Honda Beat Street yang dikendarai korban.

Baca Juga: Mediasi Kasus Kekerasan Anak di Sragen Buntu, Guru Pendamping Terancam Pidana

Diduga hilang kendali, sepeda motor tersebut oleng dan melenceng jauh ke jalur kanan hingga menghantam sisi depan samping (area kaca kernet) mobil MBG.

”Mobil melaju di jalur kiri dari arah selatan. Sementara pemotor dari arah utara oleng ke sebelah kanan dan langsung menabrak bagian depan sebelah kiri mobil. Kaca mobil sampai remuk dan motor korban rusak parah,” jelas Bintoro.

​Melihat kejadian tersebut, warga sekitar bersama Kades Slogo langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian.

Baca Juga: 10 Titik Irigasi Rusak di Karanganyar Masuk Prioritas Perbaikan, Ini Rinciannya

Korban yang menderita patah tulang kaki kemudian dievakuasi menggunakan unit ambulans Puskesmas Tanon II. Korban selanjutnya dilarikan ke RS Moewardi Solo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Sragen belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan dan penyelidikan lebih lanjut atas insiden kecelakaan tersebut. (din/adi)

Editor : Adi Pras
SPPG pelajar Mbg sragen Makan Bergizi Gratis