RADARSOLO.COM - Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Gemolong–Karanggede, tepatnya di depan KPN Gemolong, Dukuh Nglangak, Desa Kwangen, Kecamatan Gemolong, Sragen, Selasa (13/10/2026) pagi.
Satu pelajar meninggal dalam kecelakaan sekitar pukul 06.45 itu. Sedangkan lainnya luka-luka.
Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni truk Isuzu Elf nomor polisi AD 8377 OY, sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi, serta motor Honda Supra berpelat nomor AD 6367 XY.
Baca Juga: Diperiksa KPK Berjam-jam, Sekda Sukoharjo Hanya Dicecar Dua Pertanyaan soal Kasus Etik Suryani
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian adalah pengendara Honda Beat, Bintang Akbar Subastian, 18, seorang pelajar warga Dukuh Distrikan RT 003/RW 003, Desa Gemolong.
Bintang mengalami luka parah di bagian kepala, patah tulang leher, rahang bawah, serta lutut dan betis kaki kanan.
Sementara itu, pengendara Honda Supra, Suwardi, 54, warga Dukuh Nglangak RT 003/RW 001, Desa Kwangen mengalami luka lecet lalu dilarikan ke RSU Assalam Gemolong.
Adapun pengemudi truk Isuzu Elf, Hendri Agus Yulianto, 42, warga Kwangen RT 06/RW 02, tidak mengalami luka.
Kapolres Sragen melalui Kasat Lantas AKP Kukuh Tirto Satrio Leksono menjelaskan, kejadian bermula saat truk Isuzu Elf dan sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Suwardi melaju searah dari timur ke barat, dengan posisi sepeda motor berada di depan.
Dari arah berlawanan (barat ke timur), meluncur Honda Beat yang dikendarai Bintang.
Baca Juga: Megawati Main Kapan di KOVO Cup 2026? Ini Jadwal Hyundai Hillstate dan Klasemen Terbaru
"Mendekati lokasi kejadian, diduga Honda Supra menyeberang ke arah utara. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju Honda Beat," jelas Kukuh.
"Karena jarak yang sudah sangat dekat, pengendara Honda Beat tidak dapat menghindar hingga menabrak Honda Supra," imbuhnya.
Benturan keras tersebut membuat pengendara Honda Beat terpental dan jatuh ke sisi kanan jalan.
Nahas, pada saat bersamaan truk Isuzu Elf melintas dari arah timur hingga benturan yang berakibat fatal tak dapat terhindarkan.
Laporan kecelakaan direspons cepat oleh Tim Gabungan SPGDT 119 Call Center PSC 119 Sukowati Sragen setelah menerima informasi dari RSI Yakssi Gemolong.
Baca Juga: Klasemen Liga 1: Persib Bandung Tertekan, Persija Jakarta Sempurna di Puncak Super League
Sekretaris PSC 119 Kabupaten Sragen dr. Nengah Adyana Oka Manuaba mengatakan, proses evakuasi dilakukan melibatkan berbagai unsur relawan dan aparat.
"Korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan Ambulans LazisNu Gemolong, sedangkan korban luka ditangani dan dievakuasi menggunakan Ambulans LazisNu Miri ke RSU Assalam Gemolong," jelas .
Penanganan di lokasi kejadian turut dibantu oleh personel POLRI, Damkar Sragen, Redkar, armada Ambulans Barokah Andong, Ambulans Abimanyu Gemolong, serta warga sekitar termasuk dua saksi di lokasi.
Saat ini kasus kecelakaan lalu lintas tersebut sedang ditangani oleh Satlantas Polres Sragen. (din)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com