Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Lulusan SMK Dominasi Pencari Kerja

Perdana Bayu Saputra • Kamis, 9 Januari 2020 | 21:57 WIB
MASUK SISTEM: Pencaker mendaftar di Disnaker Sukoharjo yang nantinya diberikan kartu kuning.
MASUK SISTEM: Pencaker mendaftar di Disnaker Sukoharjo yang nantinya diberikan kartu kuning.
SUKOHARJO – Jumlah pencari kerja (pencaker) 2019 mengalami peningkatan dibandingkan 2018. Total sebanyak 3.491 warga Kota Makmur terdaftar sebagai pencaker di dinas ketenagakerjaan (disnaker) setempat, sedangkan pada 2018 hanya 2.875 orang.

Kasi Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnaker Sukoharjo Sri Wahyuti mengatakan, mayoritas pencaker berusia 15 sampai 19 tahun. Padahal batas usia minimal kerja yakni 18 tahun. Namun, bagi lulusan SD/ SMP bisa mencari kerja dengan syarat melampirkan surat keterangan dalam pengawasan orang tua.

“Dari 3.491 pencaker, lulusan SMK dan SMA memang paling banyak. Lulusan SMK mencapai 1.192 orang dan lulusa SMA 555 orang," terangnya pada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (8/1).

Menurut Wahyuti, lulusan SMK menjadi pencaker tertinggi. Sebab, tiap tahunnya jumlah lulusan selalu bertambah. Setelah lulus, langsung memasuki usia kerja.

Di sisi keterserapan tenaga kerja pada 2019 juga mengalami peningkatan hingga 80 persen. Dibandingkan 2018 yang hanya sekitar 72 persen. Disnaker Sukoharjo mengklaim terus berupaya meningkatkan keterserapan tenaga kerja.

"Lapangan pekerjaan sebenarnya sudah cukup, bahkan berlebih. Namun, pencaker belum tentu mau mendaftar. Kadang tidak sesuai kompetensi pencaker," katanya.

Jumlah lowongan kerja yang tercatat di disnaker, lanjut Wahyuti, mencapai 3.904 lowongan. Namun, kendala kompetensi dan kemauan pencaker yang menyebabkan banyak posisi belum terisi.

Faktor lainnya, tidak sedikit pencaker yang memilih bekerja di luar daerah. Seperti di Jabodetabek dan Cikarang karena pertimbangan upah minimum kabupaten (UMK) yang selisih banyak dengan di Kota Makmur.

Jenis lowongan kerja yang tersedia di luar daerah juga beragam. Terutama untuk lulusan jurusan teknisi dan otomotif, sedangkan di Sukoharjo terbatas. Sebab, mayoritas lowongan merupakan perusahaan padat karya.

Upaya peningkatan keterserapan tenaga kerja antara lain dilakukan dengan menjadi fasilitator. Pencaker dapat mendatangi disnaker untuk mendaftarkan diri yang secara otomatis akan tercantum dalam sistem online nasional bursa kerja. Setelah mendaftar di disnaker, mereka akan memperoleh kartu kuning atau kartu kerja.

“Jika ada perusahaan yang membutuhkan pekerja bisa langsung kami hubungkan dengan pencaker. Tinggal nantinya deal bekerja atau tidak tergantung mereka," pungkas Yuni. (rgl/wa) Editor : Perdana Bayu Saputra
#lulusan #pencari kerja #smk