Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Joko-Wiwaha Kantongi Dukungan dari DPP PAN, Langsung SK

Perdana Bayu Saputra • Jumat, 26 Juni 2020 | 21:32 WIB
Pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Aji Santosa (dua dari kanan)-Wiwaha Aji Santosa saat menerima rekomendasi dari DPP PKS, beberapa waktu lalu.
Pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Aji Santosa (dua dari kanan)-Wiwaha Aji Santosa saat menerima rekomendasi dari DPP PKS, beberapa waktu lalu.
SUKOHARJO - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Sukoharjo Joko 'Paloma' Santosa dan Wiwaha Aji Santosa mendapat dukungan dari DPP Partai Amanat Nasional (PAN). Surat keputusan (SK) tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Jakarta, Kamis (25/6).

Bakal calon wakil bupati Sukoharjo Wiwaha Aji Santosa melalui sambungan telepon mengatakan bahwa pada Kamis siang, pasangan Joswi menerima SK dari Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan di Jakarta. SK tersebut merupakan persetujuan DPP PAN bagi Joswi untuk maju pada pilkada di Kabupaten Sukoharjo 2020.

"Dari DPP PAN malah langsung mendapatkan SK," kata Wiwaha.

Menurut Wiwaha, kini Joswi sudah mengantongi dua rekomendasi yakni dari Partai Gerindra dan PKS, serta satu SK dari PAN. Di mana ketiga partai tersebut memiliki masing-masing lima kursi di DPRD Kabupaten Sukoharjo.

Ketua DPD PAN Kabupaten Sukoharjo Sunoto mengatakan, PAN bukan lagi memberikan rekomendasi, melainkan langsung SK. SK tersebut merupakan persetujuan DPP PAN kepada Joko Santosa dan Wiwaha Aji Santosa untuk mencalonkan diri dalam Pilkada 2020 mendatang.

"Bukan rekomendasi lagi, tapi sudah SK. Jadi kalau jumlah minimal kursi (sembilan kursi) terpenuhi, bisa langsung untuk mendaftar ke KPU," kata Sunoto.

Sunoto berharap PKS dan Gerindra segera menyusul memberikan SK untuk Joswi. Sehingga, jumlah syarat minimal kursi segera dipenuhi.

Di sisi lain, belum lama ini Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, rekomendasi dari DPP PDIP untuk calon bupati dan wakil bupati Sukoharjo belum turun. Pihaknya hingga kini juga masih menunggu.

"Belum, sampai saat ini belum. Kita tunggu saja," kata Wardoyo, beberapa waktu lalu.

Wardoyo memastikan bahwa DPC PDI Perjuangan Sukoharjo akan tetap tegak lurus sesuai instruksi partai. Bahwa, siapapun yang akan mendapatkan rekomendasi akan dimenangkan.

"Kita tetap tegak lurus, siapapun nantinya yang akan dapat rekomendasi DPP, akan kita menangkan," tegas Wardoyo.

Kemudian, disusul Partai Golkar yang mengumumkan akan satu gerbong dengan PDIP. Siapapun yang mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP, bakal didukung Partai Golkar.

"Telah ada kesepakatan keputusan koalisi dengan PDI Perjuangan pada Pilkada Sukoharjo 2020," kata Giyarto, ketua DPD Partai Golkar di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Sukoharjo, Senin (22/6) lalu.

Menurut Giyarto, Partai Golkar pada dasarnya mendukung PDIP, entah siapapun yang mendapat rekomendasi. Setidaknya, saat ini terdapat tiga bakal calon bupati Sukoharjo dan enam bakal calon wakil bupati Sukoharjo yang telah mendaftar melalui PDIP untuk maju dalam Pilkada Sukoharjo 2020.

Bakal calon bupati itu, yakni Etik Suryani yang mendaftar melalui DPC PDIP Sukoharjo, Purwadi mendaftar di DPD PDIP Jawa Tengah, dan Henry Indraguna yang mendaftar di DPP PDIP. Sementara untuk bakal calon bupati yaitu Agus Santosa, Indra Surya, Sarmedi, A.A. Bambang Haryanto, Puguh, dan Kahono. (kwl/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#wiwaha aji santosa #joko santosa #bakal calon bupati-wakil bupati #pilkada sukoharjo #dpp pan #dukungan