Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, dua pejabat itu adalah Sekretaris DLH Bambang Darminto dan Kabid Tata Lingkungan Agus Suprapto. Tambahan dua kasus dari dua pejabat ini bukan merupakan kontak erat kasus Penjabat (Pj) Sekda Widodo maupun Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Abdul Haris Widodo.
“Kami sudah melakukan swab untuk kontak erat mereka, di kantor dan rumah. Di kantor ternyata hampir semua staf DLH dan merembet ke disnaker. Akhirnya lantai 4 diputuskan ditutup dulu sampai ada hasil swab,” kata Yunia.
Pemkab Sukoharjo memberlakukan sistem kerja shift bagi aparatur sipil negara (ASN) di Gedung Menara Wijaya mulai Senin (21/9). Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi mencegah penularan Covid-19 di lingkungan ASN pasca Penjabat (Pj) Sekda Widodo yang berkantor di gedung tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. (kwl/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra