Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Usai Bakar Mobil & Jasad Yulia, EP Minta Dijemput Karyawannya

Perdana Bayu Saputra • Rabu, 28 Oktober 2020 | 22:31 WIB
Tersangka EP memperagakan adegan menyiram bahan bakar ke mobil, sebelum membakar mobil serta jasad Yulia di dalamnya.
Tersangka EP memperagakan adegan menyiram bahan bakar ke mobil, sebelum membakar mobil serta jasad Yulia di dalamnya.
SUKOHARJO - Polisi gelar prarekonstruksi kedua kasus pembunuhan Yulia, 42, di halaman toko bangunan Mekar Jaya, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Selasa (27/10). Di lokasi itulah, jasad Yulia ditemukan terbakar bersama mobil Xenia AD 1526 EA, Selasa (20/10) malam.

Usai membakar mobil dan jasad korban di Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, ternyata tersangka EP minta dijemput salah satu karyawan peternakan. Seperti diketahui, EP menjalankan bisnis ternak ayam bersama korban Yulia.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, selama prarekonstruksi kemarin, tidak banyak adegan yang dilakukan oleh pelaku, EP, 30. Hanya ada tujuh adegan yang dilakukan warga Ngesong, Desa Puhgogor, Bendosari itu. Polisi juga menghadirkan sejumlah saksi yang ikut melakukan pemadaman api yang membakar mobil Xenia berisi jasad Yulia.

"Intinya (prarekonstruksi hari kedua, Red) proses pembakaran jasad korban di dalam mobil," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Usai membakar jasad dalam mobil, EP kemudian jalan kaki menjauh dari lokasi hingga kantor Bank BRI. Dari tempat itulah pelaku kemudian meminta dijemput oleh saksi berinisial S. Saksi ini merupakan karyawan di peternakan ayam pelaku.

"Saksi S ini dihubungi pelaku untuk menjemput. Saksi S hanya diminta untuk menjemput dan tidak tahu kasus pembakaran mobil," beber kapolres.

Prarekonstruksi kemarin dimulai dengan adegan ketika pelaku datang di lokasi dengan mobil Daihatsu Xenia AD AD 1526 EA pukul 22.15. Jasad korban yang sebelumnya telah dibunuh di kandang ayam, kemudian dimasukkan dalam bagasi mobil. Posisi jok belakang ditutup.

Setelah mobil berhenti di halaman toko material itu, EP kemudian menyiram tubuh korban dengan pertalite. Saat membakar korban itulah kaki EP ikut terbakar karena terkena bahan bakar.

"Rekontruksi digelar tak lama lagi. Kami lakukan pemberkasan dulu," ucap kapolres.

Dia menambahkan, sebelum prarekontruksi kedua ini, polisi telah membawa EP ke RSUD Ir Soekarno untuk menjalani tes kejiwaan oleh tim dokter.

"Dari hasil tes kejiwaan, tersangka tidak mengalami gangguan jiwa," pungkas kapolres. (kwl/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#pembakaran mobil xenia #polres sukoharjo #prarekonstruksi #pembunuhan istri dokter #bendosari #pembunuhan yulia