Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, pada 30 Oktober ada kenaikan 19 kasus positif dan 31 Oktober naik 22 kasus. “Ada tambahan kasus dari hajatan, arisan, dan pertemuan keluarga,” kata Yunia.
Hingga kini, akumulasi kasus positif Covid-19 di Sukoharjo mencapai 1.074 orang. Di sisi lain, kasus positif sembuh juga naik 10 orang, sehingga totalnya sudah ada 842 pasien sembuh. Pasien positif meninggal bertambah satu menjadi 56 orang. Saat ini kasus positif aktif masih 176 orang. Terdiri dari 118 orang isolasi mandiri dan 58 orang menjalani rawat inap dirumah sakit. Sementara kasus meninggal 56 orang dan suspek 831 orang.
“Kalau terkait liburan, belum bisa diketahui apakah ada peningkatan penularan atau tidak. Baru bisa diketahui 10 sampai 14 hari ke depan,” kata Yunia.
Yunia tidak menampik, selama libur panjang dan cuti bersama mobilitas masyarakat naik. Banyak masyarakat yang menghabiskan libur panjang dengan melakukan perjalanan ke luar kota. Ada pula yang menggelar acara hajatan, pertemuan keluarga, dan lainnya. Kondisi ini pun rentan terjadi penambahan kasus Covid-19.
“Kami minta bagi masyarakat yang saat ini memiliki riwayat komorbid (memiliki penyakit tidak menular), mohon lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, tetap ikuti tata laksana pengobatan, baik pengobatan dengan obat atau modifikasi pola makan dan pola hidup,” tegas Yunia. (kwl/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra