Bupati Etik Suryani menuturkan, tingginya positive rate Covid-19 di Sukoharjo karena pihaknya serius melakukan 3T. "Iya, kasusnya masih tinggi. Karena testing juga tinggi. Pak camat, nakes (tenaga kesehatan) di 12 kecamatan luar biasa melakukan 3T. Kami jauh lebih tinggi (dibandingkan target testing pusat), sehari 1.000. Target pusat 1.000 itu per minggu," beber Etik di sela memantau vaksinasi bagi tokoh keagamaan di Gedung PGRI Sukoharjo, kemarin.
Etik tidak khawatir ada ledakan jumlah positive rate, karena semakin banyak 3T, maka pihaknya semakin bisa mengetahui langkah yang harus diambil, sehingga, penanganan bisa lebih maksimal.
"Jangan takut 3T nanti kasusnya mbledos banyak. Karena dengan 3T ini bisa ketahuan. Yang bergejala segera dirujuk ke rumah sakit dan yang tidak bergejala langsung isoman (isolasi mandiri)," kata Etik.
Sementara itu, merujuk data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo, per Senin (26/7) kasus positif aktif sebanyak 783 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 651 orang isolasi mandiri dan 132 rawat inap di rumah sakit.
Lonjakan kasus signifikan terjadi di Kartasura mencapai 278 kasus aktif, sedangkan kecamatan lain mulai turun. (kwl/wa)
Editor : Syahaamah Fikria