“Khusus hari ini, ada 200 orang ibu hamil yang divaksinasi dan dilakukan di tiga tempat, yakni RSUD Ir Soekarno, Puskesmas Sukoharjo, dan Puskesmas Bendosari,” ungkap Bupati Etik Suryani.
Ditegaskan Etik, pandemi memberikan tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Harus dilakukan beragam upaya. Selain disiplin protokol kesehatan, juga melalui pemberian vaksin.
“Seperti yang kami laksanakan pada hari ini (kemarin) dengan sasaran ibu hamil. Ini tentunya agar para ibu hamil dan calon bayinya dapat terjaga dan terlindungi dari Covid-19," beber bupati.
Kabupaten Sukoharjo, imbuh Etik, masih menerapkan PPKM level 4. “Ini tentunya menjadi keprihatinan dan harus kita atasi bersama. Dalam upaya mengendalikan dan mengatasi dampak pandemi harus dilakukan melalui kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di Sukoharjo," jelasnya.
Ketua Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Surakarta Supriyadi Hari Respati mengatakan, ibu hamil rentan tertular corona, sehingga didorong segera divaksin.
Ketika terpapar Covid-19, risiko yang hadapi ibu hamil tiga kali lebih besar dibandingkan lainnya. “Untuk itulah POGI mendorong percepatan vaksinasi ibu hamil. Ditargetkan selesai Oktober mendatang," pungkasnya. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram