Terlihat hadir sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) dan pengurus Kwarcab Pramuka Sukoharjo. Dalam sambutannya, Ganjar berharap Pramuka bisa menjadi pelopor untuk adaptasi baru dan menjadikan Pramuka sebagai sarana edukasi protokol kesehatan (prokes) untuk anggota khususnya, maupun masyarakat luas.
“Pramuka sebagai aktor utama dalam edukasi penerapan prokes di masyarakat, banyak potensi yang bisa dimunculkan dari kegiatan Pramuka," ujar gubernur.
Ganjar juga mengajak seluruh elemen bersama sama berbakti tanpa henti dan tidak gentar menghadapi setiap rintangan. Selalu peduli dengan sesama, serta tangguh dalam menghadapi setiap tantangan.
"Mari kita bekerja sama untuk saling memotivasi, bukan menciptakan hoax. Menjaga prokes, tapi tidak banyak protes dan beraksi dengan bersinergi bersama instansi pemerintah," ungkapnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka Lencana Melati, Darmabakti, Lencana Karya Bakti untuk 11 orang anggota Pramuka Kwarcab Sukoharjo yang ditetapkan oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Warseso di Jakarta.
Pemberian tanda penghargaan Gerakan Pramuka berupa piagam dan lencana Pancawarsa kepada anggota Pramuka dilakukan Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah Siti Atikoh Suprianti kepada 25 anggota Pramuka Kwarcab Sukoharjo. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram