Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pemkab Rutin Gelar Pameran Produk, Upaya Selamatkan UMKM di Sukoharjo

Damianus Bram • Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:15 WIB
UPAYA BANGKIT: Tenda untuk pameran mulai dipasang di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Kabupaten Sukoharjo, Kamis (14/10). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
UPAYA BANGKIT: Tenda untuk pameran mulai dipasang di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Kabupaten Sukoharjo, Kamis (14/10). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
SUKOHARJO Pemkab berkomitmen menggairahkan pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di masa pandemi. Di antaranya dengan menggelar bazar dan pameran produk di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Kabupaten Sukoharjo pada setiap akhir pekan.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Sukoharjo Iwan Setyono tak menampik banyaknya pelaku UMKM yang terdampak pandemi. Transaksi perdagangan lesu.

Nah, untuk membantu mereka, dibutuhkan peran serta pemerintah dan elemen lainnya. Salah satunya lewat pameran. "Kami mulai hidupkan kembali kegiatan di GPPPD agar UMKM ini bisa berjualan," terangnya, Kamis (14/10).

Pameran produk UMKM akan digelar setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Pesertanya digilir agar tidak menimbulkan kerumunan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tidak hanya di tingkat lokal, pelaku UMKM diajak ikut pameran serupa di luar kota. Harapannya, produk mereka dapat dikenal lebih luas.

"Semoga produk lokal UMKM bisa berkembang. Kemarin kami ikut (pameran) di Surabaya, di Semarang. Pekan depan ke Semarang lagi," tutur Iwan.

Lebih lanjut diungkapkan Iwan, di Kota Makmur, sedikitnya terdapat 350 ribu UMKM. Namun, yang terdata secara resmi sebanyak 122 ribu.

"Yang sudah terdata lengkap dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) ada 122 ribu-an. Kami juga memfasilitasi berbagai akses, seperti perizinan dan label halal. Kami berikan kemudahan-kemudahan agar usahanya semakin berkembang," ungkapnya.

Upaya lain yang dilakukan pemkab untuk mendorong UMKM mampu bangkit di masa pandemi adalah dengan memberikan subsidi bunga pinjaman bank. Sayangnya, serapan program tersebut rendah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo mengatakan, pemkab mengalokasikan lebih dari Rp 6 miliar guna memberikan subsidi bunga pinjaman. Tapi serapannya hanya 15 persen. Sebab, tidak semua perbankan bisa bekerja sama karena berbagai faktor.

“Semua perbankan di Sukoharjo bisa bekerja sama. Hanya satu perbankan yang tidak bisa. Padahal, sebagian besar UMKM merupakan nasabahnya. Nah, inilah kendala kami,” terangnya, Rabu (13/10).

Menurut Widodo, perbankan yang belum mendukung program pemkab itu disebabkan telah ditunjuk pemerintah pusat untuk mendistribusikan beragam program dan bantuan di masa pandemi Covid-19. “Mungkin manajemen banknya sibuk, jadi belum bisa kerja sama dengan kami,” ungkap Widodo.

Dukungan terhadap UMKM juga dilakukan Korem 074/Warastratama dan Kodim 0726/Sukoharjo dengan menggelar pameran produk melibatkan 40 UMKM

“Pameran UMKM ini merupakan salah satu upaya membangkitkan UMKM Sukoharjo yang turut terdampak pandemic,” ujar Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Rudy Saladin saat membuka pameran produk UMKM di Sentra Niaga, Solobaru, Rabu (13/10).

Rudy optimistis kegiatan semacam ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat meningkatkan kecintaannya pada produksi dalam negeri. Sekaligus menggali potensi sektor perekonomian agar konsisten mengembangkan UMKM sebagai sektor ekonomi kreatif.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyebut, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi bisnis di era new normal, sehingga produknya bisa menembus pasar modern.

“Pameran yang melibatkan puluhan UMKM berbagai sektor ini diharapkan menjadi sarana mempromosikan produk. Tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat karena pandemi belum berakhir,” terang Etik dalam sambutannya yang dibacakan sekda. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Pameran Produk UMKM di Sukoharjo #UMKM di Sukoharjo #Dinas Perdagangan Koperasi UKM Sukoharjo #Bupati Sukoharjo Etik Suryani