Rincian pejabat yang dilantik yakni jabatan pimpinan tinggi pratama (JPPT) atau eselon II sebanyak lima orang, eselon III sebanyak 11 orang, eselon IV sebanyak 41 orang, dan pejabat fungsional enam orang.
Khusus untuk JPPT, masing-masing adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Abdul Haris Widodo bergeser menjadi asisten III sekda, Kepala Dinas Kesehatan Yunia Wahdiyati bergeser menjadi direktur RSUD Ir Soekarno, dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) RM Suseno Wijayanto menjadi asisten II sekda.
Untuk dua lainnya adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agustinus Setiyono menjadi kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Baktiyar Zunan menjadi staf ahli bupati bidang pemerintahan dan politik.
Menurut bupati, promosi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta bagian dari pola pembinaan karir pegawai.
Bagi yang mendapat promosi jabatan, Etik berharap dapat membuktikan kemampuannya, sedangkan yang dirotasi segera adaptasi dengan jabatan di tempat baru.
“Perlu diingat bahwa pelantikan tidak ada yang membayar, kalau ada kabar pelantikan ini karena membayar, silakan laporkan” jelasnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo Sumini menambahkan, sejumlah jabatan yang ditinggalkan karena ada rotasi segera diisi oleh pelaksana tugas. Khususnya untuk jabatan eselon II. Masing-masing kepala dinas kesehatan, kepala BKD, kepala DLH, dan Kepala DPMPTSP. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram