Ketua Bursa Kerja Khusus SMKN 6 Sukoharjo Eni Nurwidayati menjelaskan, DUDI diundang ke sekolah untuk menambah wawasan siswa, kemarin (13/12). Melalui Sosialisais Budaya Kerja, dengan materi seputar pengetahuan tentang budaya kerja. Termasuk pembekalan soft skill dan hard skill.
“Kami undang HRD personalia PT Laris untuk menumbuhkan budaya kerja dan etos kerja anak-anak. Jadi sebelum masuk dunia kerja, harus dibekali soft skill dan hard skill. Kalau hard skill kan ada praktik di sekolah, dan itu sudah dilaksanakan,” terangnya.
Kepala SMKN 6 Sukoharjo Tuti Mahriah menjelaskan, dulu SMK dikenal sebagai penyumbang pengangguran terbesar di Indonesia. “Tapi sekarang tidak lagi. Karena siswa SMK dididik untuk siap menghadapi dunia kerja,” urainya.
Sementara itu, SMKN 6 Sukoharjo terletak di Dusun Tempel, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak. Terdapat berbagai jurusan di SMKN 6 Surkoharjo. Mulai dari Akuntansi dan Keuangan, Multi Media, Teknik Komputer dan Informatika, Teknik Otomotif, serta Teknik Sepeda Motor.
“Kami memiliki 1.000 siswa. Lulusan kami, 70 persen lulusan masuk dunia kerja. Kemudian yang 8 persen kuliah dan sisanya masuk daftar tunggu,” imbuh Tuti. (kwl/fer/dam) Editor : Damianus Bram