Aksi sosial ini murni dari MKKS SMP Kabupaten Sukoharjo. Karena dorongan infinity heart atau rasa empati yang mendalam. Sebagai manifestasi NKRI dalam keluarga kecil bernama MKKS. Donasi dihimpun dari kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa SMP se Kabupaten Sukoharjo sejak tiga pekan lalu.
“Terima kasih yang mendalam kami ucapkan kepada teman-teman kepala sekolah, guru, karyawan, dan para siswa SMP se Kabupaten Sukoharjo atas kebersamaan ini. Dana yang tergalang jumlahnya mencapai Rp 121.036.000. Donasi peduli Semeru yang tergalang relatif cukup masif jumlahnya,” kata Ketua MKKS SMP Kabupaten Sukoharjo Viveri Wuryandari.
https://youtu.be/yjGHHv_VgYw
Menurut Viveri, gerakan peduli Semeru ini bisa menjadi bagian dari roda penggerak membangun budaya empati, peduli, bersinergi, dan penuh cinta merangkai kebhinekaan, dalam karya yang berwadah MKKS.
“Ini bukan semata-mata kumpulan rupiah. Lebih dari itu, ini adalah ungkapan kepedulian dan empati seperangkat hati yang penuh cinta. Bisa memberi teladan kepada anak bangsa dan menginspirasi kita semua. Mari bersama-sama merajut kebhinekaan dalam ruh NKRI berwadah MKKS,” imbuh Viveri.
Menurut Viveri, MKKS merupakan organisasi profesional yang menjadi lokomotif utama dari program-program kependidikan di Kota Makmur. “Di sini kepala dinas pendidikan sebagai masinisnya, melalui kabid pembinaan SMP,” bebernya.
Viveri menambahkan, nantinya donasi akan diserahkan kepada para korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Melalui organisasi nirlaba SoloPeduli. “Distribusinya diperuntukan bagi siapa saja, nanti diserahkan kepada otoritas SoloPeduli,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Sukoharjo Darno mengapresiasi upaya yang dilakukan MKKS SMP. Mengingat dari disdik tidak instruksi maupun ada surat edaran terkait penggalangan donasi untuk Semeru.
“Kami menyambut baik inisiatif teman-teman MKKS. Karena dinas pendidikan tidak mengadakan dan tidak ada surat edaran. Dinas pendidikan menyerahkan semuanya kepada teman-teman MKKS,” ungkap Darno. (kwl/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra