Itu diungkapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani di sela peresmian Bumdes Semar Kridho, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Jumat (21/1).
“Dengan adanya Bumdes akan menggerakkan sektor-sektor ekonomi produktif, serta menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi di pedesaan,” ujarnya, Jumat (21/1).
Bupati menyebut, pendirian dan pengelolaan Bumdes adalah perwujudan pengelolaan ekonomi produksi desa yang dilakukan secara kooperatif, partisifatif, emansipatif, transparan, akuntabel dan sustainable. Karena itu, perlu upaya serius mengelola Bumdes hingga dapat berjalan secara mandiri, efektif, efisien, dan profesional.
“Pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa dengan mengedepankan ekonomi kerakyatan. Tentu harapannya pertumbuhan Bumdes harus mampu menjadi pilar terdepan memenuhi kebutuhan masyarakatnya," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Etik, pembangunan ekonomi bukan dari kota ke desa, melainkan harus mengembangkan dari desa ke kota. Itu yang disebut ekonomi kerakyatan. “Selaku kepala daerah, saya sangat mengapresiasi pendirian Bumdes ini. Semoga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa sekitarnya dan meningkatkan perekonomian bagi desa. Saya yakin jika dikelola dengan manajemen yang baik dan professional, Bumdes akan maju pesat,” papar dia.
Manfaat lainnya, Bumdes dapat mengangkat produk lokal agar lebih dikenal. Hasilnya, perekonomian di desa akan bergeliat. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram