Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Rela Menahan Kaki Pegal demi Migor 2 Liter dengan Harga Rp 28 ribu

Damianus Bram • Kamis, 3 Maret 2022 | 02:15 WIB
BERBURU MIGOR: Antrean ratusan warga di halaman Toko Laris, Sukoharjo Kota, Rabu (2/3). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
BERBURU MIGOR: Antrean ratusan warga di halaman Toko Laris, Sukoharjo Kota, Rabu (2/3). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
SUKOHARJO – Kekuatan fisik emak-emak ini memang tak bisa disepelekan. Mereka menahan pegal di kaki menunggu antrean agar bisa membawa pulang dua liter minyak goreng (migor) seharga Rp 28 ribu.

Antrean mengular sepanjang 15 meter terpantau di halaman Toko Laris Sukoharjo Kota, Rabu (2/3). Ratusan warga yang datang dibagi menjadi dua baris sisi kanan dan kiri.

Tiba di pintu utama swalayan, warga menunjukkan KTP dan mendapatkan kupon untuk dapat membeli dua liter migor.

“Saya di rumah buka warung makan ayam geprek. Antri dari jam 07.30,” terang Sulastri, 49, warga Gayam, Sukoharjo Kota.

Dalam sehari, dia membutuhkan minimal 3 liter migor, sehingga tak heran setiap ada promo, Sulastri rela susah payah menahan kaki pegal saat mengantre. Sebab ketika dibandingkan dengan harga migor di pasaran, selisihnya cukup banyak.

"Saya setiap hari selalu mencari minyak goreng murah. Ya di sini atau di minimarket lainnya," katanya.

Sementara itu, Manager Swalayan Laris Area Sukoharjo Saridi mengatakan, sejak pemerintah menetapkan harga eceran tinggi (HET) migor kemasan Rp 14 ribu per liter, pihaknya mengeluarkan 25 karton minyak goreng dan habis hanya dalam tempo satu jam.

“25 karton itu isinya kurang lebih 300 liter minyak goreng kemasan. Harga per liter Rp 14 ribu,” jelas dia.

Menurutnya, tidak setiap hari jumlah migor yang dijual ke masyarakat sama. Tergantung kiriman dari distributor. “Kalau stok ada, kami keluarkan banyak. Kalau menipis, satu season saja. Biasanya kita ada tiga season, pagi, siang, dan malam,” pungkasnya. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#minyak goreng #Antri Migor #Harga Migor #Migor Murah