Pengecekan kerusakan aspal menyasar Jalan Abdul Latif depan Balai Desa Gentan Bendosari, Jalan Abdul Latif Simpang 4 Bugo, Bendosari, serta Jalan Barat Underpass Makamhaji Kartasura yang berstatus jalan kabupaten.
Berlanjut ke Simpang tiga Jlopo-Simpang tiga Kadilangu dan Jalan Baki–Grogol yang merupakan jalan provinsi, serta Simpang empat Gembongan Kartasura berstatus jalan nasional.
“Jalan-jalan yang berlubang kami beri tanda dengan cat guna memberi peringatan bagi pengguna jalan. Tujuannya, masyarakat lebih waspada, sehingga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Senin (21/3).
Selain itu, untuk memberi rambu-rambu kepada pengguna jalan, Satlantas Polres Sukoharjo memasang traffic cone di jalan berlubang, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk rehabilitasi dan perawatan jalan.
“Kami juga melaporkan dan berkoordinasi dengan dinas menyikapi jalan rusak agar segera diperbaiki,” kata dia.
Kapolres mengimbau pengguna jalan lebih berhati-hati ketika berkendara pada malam hari dan dalam kondisi hujan karena lubang jalan tidak terlihat. (kwl/wa/dam)
Maut Mengintai di Jalanan Kabupaten Sukoharjo
Triwulan I 2021
Jumlah Kecelakaan : 251 Kasus
Meninggal Dunia :23 orang
Luka Berat : Nihil
Luka Ringan : 284 Orang
Kerugian Material : Rp 192 juta
Triwulan I 2022
Jumlah Kecelakaan: 253 Kasus
Meninggal Dunia : 18 Orang
Luka Berat : Nihil
Luka Ringan : 304 Orang
Kerugian Materi : Rp 350.000
Perbandingan Triwulan I 2021 dan 2022
Jumlah Kecelakaan : Naik dua kasus
Meninggal Dunia :Turun lima kasus
Luka Berat : Tetap
Luka Ringan : Naik 20 kasus
Kerugian Material : Turun Rp 250.000
(SUMBER: SATLANTAS POLRES SUKOHARJO) Editor : Damianus Bram