Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dua Pasang Pelajar Asal Boyolali, Terjaring Razia Pekat di Hotel Melati

Damianus Bram • Selasa, 29 Maret 2022 | 22:53 WIB
DIBERI PEMBINAAN: Sejumlah pasangan terjaring operasi pekat yang dilakukan Satpol PP Sukoharjo di hotel melati di Sukoharjo Kota dan Kartasura, Selasa (29/3).  (ISTIMEWA)
DIBERI PEMBINAAN: Sejumlah pasangan terjaring operasi pekat yang dilakukan Satpol PP Sukoharjo di hotel melati di Sukoharjo Kota dan Kartasura, Selasa (29/3). (ISTIMEWA)
SUKOHARJO - Setidaknya, 35 pasangan tak resmi diamankan Satpol PP Kabupaten Sukoharjo dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) jelang bulan suci ramadan. Dua pasang diantaranya yakni masih berstatus pelajar SMK di Boyolali.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum Satpol PP Sukoharjo Wardino mengatakan bahwa pihaknya menggelar operasi pekat di dua hotel melati yang ada di Sukoharjo Kota dan Kartasura. Dari hotel melati yang ada di Kecamatan Sukoharjo terjaring 11 pasangan, kemudian dari hotel di Kartasura, terjaring 24 pasangan.

"Totalnya ada 35 pasangan. Dua diantaranya masih berstatus pelajar," kata Wardino, Selasa (29/3).

Menurut Wardino, dua pelajar tersebut bukan pelajar dari Sukoharjo, melainkan pelajar asal Boyolali. Tepatnya, pelajar dari salah satu SMK di Boyolali. “Yang masih pelajar ada 2 pasang. Mereka pelajar SMK di Boyolali,” katanya.

Menurut Wardino, 35 pasangan itu tak bisa mengelak ketika para petugas mendatangi kamar. Para pasangan tidak bisa membuktikan bahwa mereka adalah pasangan yang sah. "Ya, mereka pasangan tidak resmi, tidak ada ikatan perkawinan," katanya.

Para pelanggar diberikan tindakan berupa penahanan kartu identitas untuk selanjutnya diminta datang ke Kantor Satpol PP untuk pembinaan dan membuat surat pernyataan. (kwl/dam)
Photo
Photo
Editor : Damianus Bram
#operasi pekat #Operasi Pekat di Hotel Melati #Pelajar Terjaring Razia di Hotel #satpol pp sukoharjo