Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tukang Bubur Meninggal usai Salat Subuh di Masjid Agung Sukoharjo

Syahaamah Fikria • Sabtu, 23 April 2022 | 00:23 WIB
MEGAH: Masjid Agung Sukoharjo menjadi pusat dakwah dan kegiatan lainnya. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
MEGAH: Masjid Agung Sukoharjo menjadi pusat dakwah dan kegiatan lainnya. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)



SUKOHARJO - Seorang penjual bubur, jamaah meninggal dunia usai melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo, Jumat (22/4) pagi.


Menurut informasi yang dihimpun, jamaah salat Subuh yang meninggal tersebut bernama Yuli. Almarhum diketahui merupakan warga Kecamatan Sukoharjo. Dalam kesehariannya, almarhum berjualan bubur jagung di kawasan Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo.


Saat dimintai konfirmasi, pengurus Masjid Agung Baiturrahman, Joko membenarkan adanya jamaah yang meninggal usai melaksanakan salat Subuh.


“Meninggal bakda salat Subuh, waktu kultum beliau sempat duduk lalu tiba-tiba jatuh ke belakang dan dipegangi jamaah lain,” kata Joko.


Menurut dia, almarhum adalah jamaah rutin Masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo sejak dulu. Selain itu, almarhum juga merupakan santri Ma’had Ilmi Al Ukhuwah.


“Umurnya sekitar 50 tahun, anak-anaknya masih kecil. Almarhum biasanya berjualan bubur di Alun-Alun Sukoharjo,” ujarnya.


Dia menyebut, sebelum meninggal kondisi almarhum sehat dan tidak ada gejala sakit sama sekali. Kendati demikian, almarhum tidak dilarikan ke rumah sakit lantaran sudah ada tim medis dari masjid.


“Tadi setelah meninggal langsung disucikan di masjid lalu disalatkan. Disemayamkan di rumah sebentar lalu dimakamkan,” tandas Joko. (kwl/ria)








Editor : Syahaamah Fikria
#masjid agung sukoharjo #tukang bubur meninggal #salat subuh