Kepala SMPN 1 Kartasura Viveri Wuryandari mengungkapkan, MPLS di sekolahnya digelar selama tiga hari, yakni Senin-Rabu (11-13/7) dan diikuti peserta didik baru kelas VII.
"Peserta didik baru kami sebanyak 320 anak. 68 di antaranya peserta didik dari lingkungan sekitar sekolah," ujarnya, Senin (11/7).
Adapun alumni yang dihadirkan kemarin merupakan lulusan lulusan 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019, dan 2019/2020. Calon perwira TNI ini memberikan motivasi kepada adik-adiknya bahwa sukses dapat dicapai dengan disiplin.
“Disiplin itu tidak instan, harus dimulai sejak dini. Sukses dimulai dari disiplin berpikir dan bersikap. Kami sudah punya rambu-rambu. Punya tata tertib yang harus dipegang, disiplin berpikir sebagai siswa SMPN 1 Kartasura," bebernya.
Ditambahkan Viveri, SMPN 1 Kartasura sudah lama menerapkan konsep penguatan pelajar Pancasila yang dilontarkan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.
Ada enam dimensi Pelajar Pancasila. Di antaranya iman, demokrasi, gotong royong, kebhinekaan, berpikir kritis, kreatif dan mandiri. “Kami sudah lakukan itu. Demokrasi sudah kami lakukan dengan menggelar Pemilu Raya. Ketua OSIS bukan penunjukan, tapi melalui mekanisme seperti pemilu," kata dia.
Semua program yang diterapkan di sekolah setempat didukung dengan budaya bersih lingkungan, bersih penampilan, dan bersih hati. “Di MPLS juga melibatkan anak-anak OSIS. Mereka berlatih tentang leadership," pungkas Viveri. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram