Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Sukoharjo, Momentum Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Damianus Bram • Sabtu, 16 Juli 2022 | 03:35 WIB
MERIAH: Kirab kereta kencana dari halaman kantor Setda Sukoharjo menuju gedung DPRD setempat, Jumat (15/7). (ISTIMEWA)
MERIAH: Kirab kereta kencana dari halaman kantor Setda Sukoharjo menuju gedung DPRD setempat, Jumat (15/7). (ISTIMEWA)
SUKOHARJO – Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Sukoharjo dijadikan momentum memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi. Turunnya level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diharapkan mampu menggairahkan banyak sektor.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, puncak perintan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Sukoharjo, Jumat (15/7), dimeriahkan kirab delapan kereta kencana. Titik start dari halaman kantor Setda Kabupaten Sukoharjo menuju ke gedung DPRD Kabupaten Sukoharjo.

Barisan pertama terdapat mobil hias pembawa gamelan. Disusul mobil hias pembawa naskah petikan PP (Penetapan Pemerintah) Nomor 16/SD/1946.

Kereta kencana paling depan dinaiki Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, dan Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan.

Menyusul kereta kencana dibelakangnya Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kajari Sukoharjo Hadi Sulanto, dan Kepala Pengadilan Negeri Sukoharjo H. Putut Tri Sunarko.

Kereta berikutnya ada dangrup 2 Kopassus, danbrigif MR 6/2 Kostrad dan danyonif MR 413 Kostrad. Disusul Sekda Sukoharjo Widodo dan para asisten Sekda. Lalu kereta dibelakangnya dinaiki para istri pejabat terkait.

Di halaman setda, Bupati Etik menyerahkan petikan PP ke Sekda Widodo untuk dibawa ke kantor DPRD Sukoharjo. Sesampainya di DPRD Sukoharjo, sekda gantian menyerahkan PP kepada bupati lalu ke ketua DPRD dan dilanjutkan rapat paripurna istimewa.

Dalam sidang paripurna, Etik menegaskan, Pemkab Sukoharjo berkomitmen mendorong pemulihan ekonomi masyarakat menuju Sukoharjo lebih makmur. Hal tersebut sesuai visi misi Pemkab Sukoharjo, yakni mewujudkan masyarakat Sukoharjo.

"Semangat mengabdi harus dijelaskan kepada masyarakat untuk menghadapi kondisi saat ini," terangnya.

Diakui bupati, pandemi Covid-19 menjadikan perekonomian masyarakat semakin sulit. Namun, turunya level PPKM, merupakan tonggak membangkitkan ekonomi.

"Salah satu dukungan pemkab dalam pemulihan ekonomi yakni menggelar festival kuliner dan subsidi UMKM. Kemudian menjadi daerah yang turut serta menyukseskan G20. Hal tersebut diharapkan dapat memperbaiki ekonomi masyarakat, serta masuknya investasi," urai Etik.

Bupati juga membeberkan prestasi Pemkab Sukoharjo selama 2022. Di antaranya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Selanjutnya, kabupaten dengan penanaman padi IP 400 terluas dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI), Nirwasita Tantra untuk Kategori Kabupaten Sedang Tahun 2021, serta Kabupaten Dengan Ketahanan Pangan Terbaik Periode 2018-2020.

"Prestasi-prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua elemen. Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas semangat dan kerja samanya membangun Sukoharjo," pungkas Etik. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#kereta kencana #Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Sukoharjo #Bupati Sukoharjo Etik Suryani #kirab kereta kencana #Hari Jadi Kabupaten Sukoharjo