Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Awas! Ekshibisionis Sasar Mahasiswi

Damianus Bram • Jumat, 12 Agustus 2022 | 02:33 WIB
MERESAHKAN: Salah seorang mahasiswi yang menjadi sasaran pelecehan seksual menunjukkan nomor telepon pelaku ekshibisionis, Kamis (11/8). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
MERESAHKAN: Salah seorang mahasiswi yang menjadi sasaran pelecehan seksual menunjukkan nomor telepon pelaku ekshibisionis, Kamis (11/8). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
SUKOHARJO Tidak lagi memamerkan alat vitalnya di jalan raya, kini pelaku ekshibisionis memanfaatkan aplikasi perpesanan yang dilengkapi fitur panggilan video. Saat beraksi, mereka melakukan video call secara acak. Sejumlah mahasiswi menjadi korbannya.

Penelusuran Jawa Pos Radar Solo, sedikitnya delapan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menjadi target si ekshibisionis. Di antaranya Aurora. “Maret lalu sudah ada kejadian seperti ini. Baru kemarin (10/8), ada lagi yang nge-video call nggak jelas. Memperlihatkan area sensitifnya. Bahkan teman saya ditelepon lebih dari dua kali dalam sehari,” terang perempuan 21 tahun ini.

Peristiwa serupa juga dialami Afifah, mahasiswa UIN Raden Mas Said lainya. Modusnya sama. Dihubungi via video call WhatsApp (WA). Afifah tak curiga bahwa yang meneleponnya adalah si ekshibionis karena profil WA-nya menggunakan foto perempuan.

“Tapi pas telepon kok jadi laki-laki. Ciri-ciri orangnya kecil, gondrong, kulit hitam. Mungkin sudah banyak yang diteror. Kayaknya bukan cuma mahasiswi kampus sini saja,” tuturnya.

Fenomena ini membuat resah mahasiswi lainnya. Itu diungkapkan Nilla. “Serba salah juga. Bagaimana kalau nomor tak dikenal yang menelepon itu memang memberikan informasi penting,” ucapnya.

Sebagai solusinya, Nilla lebih berhati-hati ketika mendapat telepon dari nomor asing. “Ya sebisanya diangkat dulu. Kalau memang berbuah jahat, yang segera dimatikan saja teleponnya,” ungkapnya.

Berbeda dengan Nilla, Maretha lebih memilih langsung mematikan telepon dari nomor tak dikenal. Bagaimana kalau ternyata si penelopon ingin menginformasikan sesuatu? “Kalau ada urusan penting, selain menelepon, pasti kirim pesan juga. Intinya, harus selalu waspada. Karena zaman sekarang modus kejahatan beragam,” pungkasnya. (mg11/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Ekshibisionis #pamer alat kelamin #Video Call WhatsApp #pamer alat vital #Mahasiswi Sasaran Ekshibisionis