Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pangkalan Elpiji 3 Kg di Gatak Dibobol Maling, 122 Tabung Gas Raib

Damianus Bram • Selasa, 6 September 2022 | 01:39 WIB
GUDANG DIBOBOL: Kapolsek Gatak AKP Tugiyo (kanan) pimpin olah TKP pencurian tabung gas di Dusun/Desa Sanggung, Gatak, Senin (5/9). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
GUDANG DIBOBOL: Kapolsek Gatak AKP Tugiyo (kanan) pimpin olah TKP pencurian tabung gas di Dusun/Desa Sanggung, Gatak, Senin (5/9). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
SUKOHARJO – Pangkalan elpiji 3 kilogram (kg) di Dusun/Desa Sanggung, Kecamatan Gatak dibobol maling, Senin dini hari (5/9). Sebanyak 122 buah tabung gas melon amblas. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Tidak hanya menyebabkan kerugian material, pencurian tersebut juga mengakibatkan distribusi gas melon kepada pelanggan terganggu.

Wanto, 38, penanggung jawab gudang pangkalan elpiji mengetahui hilangnya ratusan buah gas melon sekitar pukul 07.05. Pagi itu, dia hendak memasukkan tabung gas kosong yang diambail dari sejumlah warung ke dalam gudang.

"Rumah kuncinya tidak ada. Lalu saya masuk, tabung gas sudah hilang banyak. Tersisa 27 buah tabung. Yang hilang sekitar 122 tabung kosong," ujar Wanto ditemui di Polsek Gatak, Senin (5/9).

Diketahui, gudang elpiji 3 kg tersebut milik Hendra Dewata. Wanto bekerja di tempat tersebut sudah selama tujuh tahun. Tugasnya, mengurus gudang dan distribusi gas melon.

Selama ini, pintu gudang selalu dikunci dari dalam. Baru sebulan terakhir, pintu gudang dikunci dari luar karena ada pedagang angkringan yang berjualan di halaman gudang.

“Lingkungan sekitar juga jadi tempat nongkrong. Asumsinya aman. Yang jual angkringan juga warga sekitar," ungkapnya.

Ditambahkan Wanto, warung angkringan biasa tutup 24.00. Tapi pada Minggu (4/9), tutup pukul 23.30. Dia menduga, pencuri beraksi di atas pukul 24.00. "Jalan depan gudang selalu ada orang lewat. Entah ke sawah, pulang nongkrong, atau apalah," beber dia.

Kerugian akibat pencurian tersebut sekitar Rp 20 juta. Dampak lainnya, pasokan gas ke konsumen terganggu karena harus menunggu pengadaan tabung gas lagi. "Sekarang, (harga) satu tabung gas melon kosong Rp 180 ribu. Ya harus beli lagi, kasihan para pelanggan," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kapolsek Gatak AKP Tugiyo mengatakan, pencurian dilaporkan sekitar pukul 08.30. Anggotanya segera dikerahkan untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Di antaranya meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa kamera pemantau.

Diduga kuat, pelaku lebih dari satu orang dan menggunakan kendaraan roda empat jenis pikap atau truk untuk mengangkut tabung gas. "Kami juga koordinasi dengan Satreskrim Polres Sukoharjo," pungkasnya. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Pencurian Tabung Gas #Pangkalan Elpiji Dibobol Maling #Tabung Gas Dicuri #polsek gatak #Tabung Gas Elpiji Dicuri #gas melon #Gas Elpiji 3 Kg