Camat Nguter Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, sedimentasi Kali Jlantah Lama sudah cukup tebal. Pengerukan melibatkan satu unit alat berat. Dibantu anggota Paguyuban Jogo Kali Jlantah Lama dan warga sekitar.
“Paguyuban Jogo Kali Jlantah Lama dimotori Sumardi, didukung ketua RT dan RW se Desa Pondok. Termasuk melibatkan pemerintah desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Pondok, dan Forkompimca Nguter. Kami gotong royong mengeruk Kali Jlantah Lama,” terang camat, Senin (24/10).
Ariyanto menambahkan, pengerukan sedimentasi Kali Jlantah Lama juga didukung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Sukoharjo. Termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo.
“Satu alat berat dikerahkan untuk pengerukan sedimentasi. Panjang sungai yang akan dikeruk kira-kira 1.700 meter. Kami juga membersihkan rumpun bambu yang ada ditepian sungai,” imbuhnya.
Menurut Ariyanto, pengerukan sedimentasi ini sudah dimulai pekan lalu. Masyarakat juga dilibatkan, melalui kerja bakti pembersih pohon di bantaran sungai. Termasuk membersihkan potongan bambu yang menyumbat aliran sungai.
“Hari ini (kemarin) sudah dimulai pengerukan sedimen sungai. Upaya ini kami lakukan sebagai mitigasi bencana banjir. Khususnya di Desa Pondok supaya aliran sungai tidak meluap ke permukiman warga,” tandasnya. (kwl/fer/dam) Editor : Damianus Bram