Menurut Etik, menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), tidak sekadar mengandalkan tenaga kesehatan (nakes) semata. Namun juga stakeholder di sektor lainnya. Karena salah satu misi pembangunan kesehatan di Kota Makmur, yakni membentuk tata kehidupan masyarakat dengan PHBS.
“Dalam kehidupan sehari-hari, praktik hidup sehat merupakan salah satu wujud revolusi mental. Germas mengajak masyarakat membudayakan hidup sehat. Supaya mampu mengubah kebiasaan-kebiasaan atau perilaku tidak sehat,” kata Etik.
Germas merupakan gerakan nasional yang diprakarsai Presiden Joko Widodo. Mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dalam memasyarakatkan paradigma sehat.
“Peran stakeholder di sektor lainnya juga turut menentukan. Ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat. Mulai individu, keluarga, masyarakat, akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi dalam menggerakkan anggotanya untuk berperilaku hidup sehat,” imbuh Etik.
Pada kesempatan ini, Etik juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menggelorakan Germas dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui olahraga. Selain itu, juga untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh. (kwl/fer/dam) Editor : Damianus Bram