Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi mengatakan, pompa hidraulik ram digunakan untuk menaikkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi secara hidraulis dengan energi yang berasal dari air itu sendiri. Ini merupakan program TNI AD dari KASAD Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurrahman dan bantuan berupa pompa hidram dari Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak.
”Ini dalam rangka penyediaan air untuk mengaliri sawah atau tanah pertanian bagi warga masyarakat desa Gentan khususnya dari masyarakat Bulu pada umumnya. Semua itu sebagai wujud peran serta TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya,” kata Slamet Riyadi, Minggu (27/11).
Dandim menambahkan, pemanfaatan sumber air dan pembuatan embung dapat digunakan menjadi dua fungsi. Yaitu selain untuk perairan lahan pertanian juga untuk kebutuhan air rumah tangga. Dandim berharap tandon air dengan sistem hidran yang dibuat dapat digunakan dengan jangka waktu yang panjang.
”Saya meminta kepada warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat serta mengelola keberadaannya sehingga kemanfaatannya dapat berkesinambungan,” tegas dandim.
Kepala Desa Gentan Kemis mengatakan, pihaknya berterima kasih dengan adanya program TNI manunggal air dari KASAD dan Pangkostrad. Warga merasakan langsung manfaat dari program ini, terbukti bisa membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan air, baik air untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk pertanian. (kwl/adi) Editor : Damianus Bram