Kapolres meminta para santri berhati-hati dalam menggunakan media sosial (medsos). Dia juga mengapresiasi upaya ponpes, yang telah menggelar talkshow terkait cara menyikapi era digitalisasi.
“Saya selaku kapolres Sukoharjo, meminta adik-adik santri ini untuk bijak. Karena medsos merupakan pedang bermata dua,” ungkap kapolres.
Ditambahkan kapolres, pedang bermata dua yang dimaksud, medsos bisa mendatangkan manfaat dan juga bisa mencelakakan. Medsos bisa bermanfaat, apabila digunakan dengan baik dan bijak. Sebaliknya, medsos bisa mencelakai diri sendiri, jika digunakan untuk hal-hal negatif.
“Manfaatkan waktu belajar di pondok pesantren dengan sebaik-baiknya. Belajar yang rajin, manfaatkan waktu untuk memperdalam ilmu pengetahuan. Karena itu sangat penting nantinya, ketika kalian menapaki kehidupan kelak,” pesannya.
Pada kesempatan ini, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh keluarga besar Ponpes Alquran Az Zayadiy untuk ikut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Termasuk mensyiarkan agama Islam yang rahmatan lil alamin. (kwl/fer/dam) Editor : Damianus Bram