Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

SOTK Baru, Bupati Sukoharjo Lantik 231 Pejabat

Damianus Bram • Senin, 2 Januari 2023 | 01:59 WIB
Ilustrasi Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyerahkan SK pengangkatan Setyo Aji Nugroho sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Sukoharjo, Sabtu (31/12/2022). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Ilustrasi Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyerahkan SK pengangkatan Setyo Aji Nugroho sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Sukoharjo, Sabtu (31/12/2022). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengambil sumpah janji dan melantik 231 pejabat di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Sabtu (31/12/2022).  Pelantikan tersebut untuk menyesuaikan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru dan mengisi sejumlah posisi yang kosong.

Bupati Etik menyampaikan, SOTK mempunyai peranan penting dalam sebuah lembaga atau pemerintahan. Yakni menjelaskan tugas seseorang berdasarkan posisi atau perannya. Pengambilan sumpah, janji dan pelantikan yang dilaksanakan adalah sebagai pelaksanaan Perda Nomor 7 Tahun 2022 sebagai awal pelaksanaan SOTK Baru di Pemkab Sukoharjo.

”Dengan SOTK baru diharapkan agar pembagian dan penjelasan dalam menjalankan tugas lebih mudah dan terkendali dengan menempatkan individu sesuai dengan potensi dan kompetensinya,” kata Etik.

Menurut Bupati, pelaksanaan SOTK baru di lingkungan Pemkab Sukoharjo di samping adanya perubahan nomenklatur, juga adanya beberapa perubahan atau perpindahan tugas fungsi pada perangkat daerah. Pelantikan sendiri dilakukan terhadap pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), pejabat administrator (eselon III), pejabat pengawas (eselon IV), pejabat fungsional yang diberi tugas tambahan sebagai kepala UPTD, dan pejabat fungsional hasil evaluasi penyetaraan jabatan.

”Kepada pejabat yang baru saja dilantik, saya berpesan untuk senantiasa mempelajari tugas fungsi masing-masing, meningkatkan profesionalisme dalam bekerja serta berkontribusi secara maksimal pada instansi masing-masing,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan, tantangan kerja ke depan akan semakin berat. Sehingga harus meningkatkan pengetahuan dan kompetensi di bidang masing-masing. Untuk itu, para pejabat harus meningkatkan semangat dan prestasi kerja atas dasar kemampuan yang dimiliki dan loyalitas yang tinggi pada pimpinan.

”Jabatan yang diberikan kepada saudara-saudara sekalian ini, tentunya merupakan sebuah amanah yang harus disyukuri, dijaga, dan dipertanggungjawabkan. Untuk itu, saya harap semuanya dapat bekerja secara maksimal, kreatif dan inovatif, yang dilandasi dengan profesionalisme dan integritas yang tinggi, guna mendukung suksesnya pembangunan di Kabupaten Sukoharjo,” pesannya.

Ditegaskan bupati, pelantikan pejabat tidak ada biaya sepeserpun alias tidak menggunakan uang agar bisa dilantuik sebagai pejabat.

”Kalau ada isu dapat jabatan karena membayar atau ada “ngaku-ngaku” sebagai orang bisa mengangkat menjadi pejabat, langsung laporkan ke saya atau Inspektorat,” tegas Bupati. (kwl/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#SOTK #Bupati Sukoharjo Etik Suryani #pelantikan pejabat