Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menjelaskan, hasil pemetaan tersebut, terdapat sejumlah ruas jalan yang berpotensi menyebabkan laka lantas. Di antaranya ruas jalan Wirun-Palur, Gentan-Bekonang, Baki-Pajang, serta Tanjunganom- Daleman.
Selain itu, ruas jalan Telukan-Cuplik, Tengklik-Jarum, Tawangsari-Bulu, Bekonang-Mojo, dan Bekonang-Sidan. Termasuk ruas jalan Sidan-Kayuapak, Sidan-Triyagan, Mulur-Cabeyan, Mulur-Bancaan, Pajang-Parangtejo, serta Jalan Adi Sumarmo menuju bandara.
“Pengecekan ini mengantisipasi kejadian kecelakaan lalu lintas. Satlantas Polres Sukoharjo melaksanakan penandaan objek jalan berlubang dengan cat (semprot),” terang Kapolres.
Ya, selain memetakan jajaran satlantas juga menandai jalan yang rusak dan berlubang tersebut. Selain cat semprot, sejumlah lubang juga ditandai dengan traffic cone. Harapannya, pengguna jalan bisa melihat tanda tersebut dan menghindarinya saat melintas.
“Kami juga mengimbau agar masyarakat waspada, terutama di malam hari. Selalu menaati rambu-rambu, sehingga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,” imbuh kapolres.
Setelah pemetaan, lanjut kapolres, hasilnya akan dilaporkan dan dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Harapannya, jalan rusak tersebut segera dibenahi.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyebut ada 10 kegiatan prioritas yang perlu mendapatkan perhatian khusus, tahun ini. Di antaranya pemeliharaan berkala ruas jalan Gentan-Bekonang, Sidan- Kayuapak, Mulur-Sidan, serta Bekonang-Mojo. Termasuk pelebaran ruas jalan Wirun-Palur dan peningkatan ruas jalan Tengklik-Jarum. (kwl/fer/dam) Editor : Damianus Bram