Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menjelaskan, budaya tertib berlalu lintas harus diajarkan sejak usia dini. Supaya ke depan terbentuk generasi yang benar-benar memahami arti penting tertib berlalu lintas.
“Tertib berlalu lintas adalah cermin peradaban. Maka Polres Sukoharjo bekerja sama dengan pihak sekolah, terus berupaya memberikan edukasi kepada para pelajar,” ungkapnya, Senin (16/1/2023).
Kapolres menyebut, didapati banyak pelajar yang terjaring razia. Menekan fenomena tersebut, digelar sosialisasi berupa Police Go To School. Salah satunya di SMPN 1 Nguter, Senin (16/1/2023).
“Sangat rawan siswa SMP mengendarai kendaraan bermotor. Selain belum layak, juga rentan terlibat kecelakaan. Karena umur segitu psikologisnya belum stabil,” bebernya.
Kapolres juga menyampaikan, angka kecelakaan lalu lintas di Kota Makmur terbilang tinggi. Menempati urutan lima besar se Polda Jateng. “Solusinya, pelajar SMP pakai sepeda onthel lagi atau naik angkutan umum,” pesannya. (kwl/fer/dam) Editor : Damianus Bram