Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kapolda Jateng Resmikan Mako Polres Sukoharjo 

Damianus Bram • Jumat, 20 Januari 2023 | 03:00 WIB
PEMANTAUAN: Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol. Ahmad Luthfi meresmikan Mako Polres Sukoharjo, Kamis (19/1/2023). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
PEMANTAUAN: Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol. Ahmad Luthfi meresmikan Mako Polres Sukoharjo, Kamis (19/1/2023). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol. Ahmad Luthfi meresmikan Mako Polres Sukoharjo dan enam bangunan lain di wilayah Polda Jateng yang dipusatkan di Polres Sukoharjo, Kamis (19/1/2023). Dalam kesempatan itu, Kapolda meminta jika bisa seluruh tanah mapolsek juga dihibahkan.

Adapun enam bangunan yang diresmikan kapolda Jateng, selain Mako Polres Sukoharjo, ada juga RS Bhayangkara Tk. IV 4 Surakarta, mapolsek dan Rusus Kaliwungu Polres Kudus, Mako Polsek Jepon Polres Blora, Mako K9 Ditsamapta Semarang, Rusun Kompi 2C Pelopor Sat Brimob Surakarta, gedung poli rawat Jalan-rawat inap dan rehabilitasi medik.

Kapolda Jateng mengatakan, dengan peresmian tujuh bangunan di wilayah Polda Jateng tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Sudah menjadi komitmen jajaran Polda Jateng untuk selalu menjadi representasi negara hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujar kapolda.

Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada bupati Sukoharjo yang telah memberikan hibah tanah untuk lokasi pembangunan mako polres. Mako Polres Sukoharjo sendiri dibangun dengan anggaran Rp 35 miliar, dengan luas lahan 21.838 meter persegi.

“Dulu oleh bupati sepuh (Wardoyo Wijaya, Red) dihibahkan tanah ini pada 2012. Sekarang bupati junior (Etik Suryani, Red), jangan sungkan-sungkan, kalau perlu semua polsek juga dihibahkan,” ujar kapolda yang disambut tepuk tangan tamu undangan.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyampaikan, pembangunan Gedung Mako Polres Sukoharjo ini merupakan wujud sinergitas antara Pemkab Sukoharjo dengan Polres Sukoharjo untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Bangunan ini berdiri di atas tanah yang berasal dari hibah Pemkab Sukoharjo, seluas 21.838 meter persegi. Selain gedung mako polres, dibangun juga rumah dinas kapolres, rumah dinas wakapolres, barak dalmas, dan pembangunan satpas SIM polres,” ujar bupati.

Bupati berharap dengan peresmian Mako Polres Sukoharjo ini dapat lebih meningkatkan transformasi Polri di bidang pelayanan publik.

"Sehingga tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat agar semakin maksimal," tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengungkapkan, bahwa bangunan Polres Sukoharjo ini bagian atapnya berbentuk seperti kuluk, yang terinspirasi dari busana adat khas Jawa.

Kuluk memiliki fungsi sebagai penutup kepala yang strukturnya tinggi dan kaku. Pada masa lalu, kuluk dikenakan oleh para sultan dan raja, disanding bersamaan dengan pakaian basahan atau kanigaran sebagai simbol kehormatan.

"Kami berharap keunikan bangunan mako Polres Sukoharjo ini menjadi ikon yang menarik bagi masyarakat sekitar, yang dapat menampilkan wajah Polri yang humanis. Di samping itu, dengan filosofi kuluk ini, kami bermunajat semoga anggota Polres Sukoharjo selalu menjaga kehormatan dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.

Terkait tanah mapolsek, Wahyu mengatakan, sampai saat ini tinggal Mapolsek Gatak yang belum atas nama Polri. Sampai saat ini, statusnya masih tanah kas desa.

"Tinggal Polsek Gatak, yang lain sudah atas nama Polri. Sekarang terhambat aturan undang-undang desa, kalau desa mau kasih ke Polri, harus saling hibah, ada gantinya, lha Polisi ra nduwe lahan to (tidak punya lahan) gitu kendalanya," terangnya Wahyu. (kwl/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#polres sukoharjo #RS Bhayangkara Tk. IV 4 Surakarta #Mako Polres Sukoharjo #Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi