Sigit Hastono dari Forum Peduli Buruh Sukoharjo menjelaskan, seratusan buruh akan berangkat dari basis Forum Peduli Buruh Sukoharjo menuju rumah dinas Bupati Sukoharjo.
”Lalu, kami akan bentangkan spanduk, berjalan ke arah Alun-Alun Sukoharjo untuk menyampaikan aspirasi kami,” kata Sigit, Minggu (30/4/2023).
Menurut Sigit, aspirasi yang akan disuarakan yakni masih berkutat kepada penolakan terhadap Undang-undang (UU) Cipta Kerja dan menolak Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2023 tentang Penyesuaian Waktu Kerja dan Pengupahan pada Perusahaan Industri Padat Karya Tertentu Berorientasi Ekspor yang Terdampak Perubahan Ekonomi Global.
”Sesampai di alun-alun, nanti kami akan senam bersama bupati Sukoharjo dan kegiatan sosial serta bazar beras murah,” kata Sigit.
Menurut Sigit, peringatan hari buruh tidak dilakukan secara besar-besaran turun ke jalan. Namun, lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial.
”Aksi hanya bentangkan spanduk saja. Kami kan juga berupaya menjaga kondusivitas Sukoharjo,” katanya. (kwl/adi/dam) Editor : Damianus Bram