Kepala DLH Kabupaten Sukoharjo Agus Suprapto mengatakan bahwa pihaknya mendampingi DLH Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan tersebut. Untuk diketahui, susur sungai ini sudah dilakukan DLH Provinsi Jawa Tengah mulai dari hulu Sungai Bengawan Solo.
"Susur sungainya sudah sejak pekan lalu. Mulai dari Wonogiri. Kita mendampingi yang di wilayah Sukoharjo saja," kata Agus Suprapto, Senin (15/5/2023).
Menurut Agus Suprapto, DLH Provinsi Jawa Tengah melakukan inventarisasi sumber pencemar yang masuk ke Bengawan Solo. Mulai dari hulu sampai hilir.
"Mencari air limbah yang tidak diolah yang masuk ke Bengawan Solo," katanya.
Menurut Agus, selama susur sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo ada beberapa temuan sumber pencemar. Yakni di daerah Jatiteken, Laban dan Gadingan Kecamatan Mojolaban.
"Air limbah yang tidak diolah dari industri kecil menengah (IKM), batik printing langsung dibuang ke Sungai Bengawan Solo," katanya.
Lebih lanjut dikatakan Agus, selanjutnya nanti DLH Kabupaten Sukoharjo akan melakukan pengawasan kepada pabrik atau IKM-IKM tersebut," katanya. (kwl/dam) Editor : Damianus Bram