Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Cegah Tuberculosis dengan Peningkatan Gizi dan Sanitasi Lingkungan ala STIKES Nasional

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 28 Mei 2023 | 03:39 WIB
STIKES Nasional melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat melakukan penyuluhan bertema “Pencegahan Tuberculosis Paru Melalui Peningkatan Gizi dan Sanitasi Pemukiman” di Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/5/2023
STIKES Nasional melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat melakukan penyuluhan bertema “Pencegahan Tuberculosis Paru Melalui Peningkatan Gizi dan Sanitasi Pemukiman” di Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/5/2023
RADARSUKOHARJO.COM- Mahasiswa dan dosen STIKES Nasional mengajak masyarakat Kabupaten Sukoharjo lebih peduli dengan Tuberculosis (TBC). Itu mengingat data terduga TBC di Kota Makmur mencapai 70,6 persen. Jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yaitu 48 persen.

Mengantisipasi penyebaran TBC, STIKES Nasional melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat melakukan penyuluhan bertema “Pencegahan Tuberculosis Paru Melalui Peningkatan Gizi dan Sanitasi Pemukiman” di Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/5/2023).

STIKES Nasional mendatangkan dosen bidang Mikrobiologi Dr. Didik Wahyudi dan ahli kedokteran dan gizi dr. Endang Widhiyastuti untuk memberikan penyuluhan.

Dalam paparannya, Didik menyatakan pentingnya memberikan pemahaman yang benar tentang penyakit TBC, yang sebenarnya bisa dicegah dengan peningkatan gizi dan sanitiasi pemukiman yang baik.

Kegiatan tersebut memberikan informasi tentang penyebab, gejala, cara penularan dan penyebaran TBC, pemeriksaan laboratorium, pengobatan, pendampingan pasien, dan pencegahannya.

Sementara itu, Endang menyampaikan beberapa langkah praktis pencegahan dengan memperhatikan gizi, personal hygiene, sanitasi permukiman dan lingkungan

“Peningkatan gizi sangat berkontribusi meningkatkan sistem imun tubuh, sehingga bisa mencegah timbulnya infeksi TBC dan beberapa infeksi yang lain. Didukung dengan sanitasi permukiman yang baik, dapat menciptakan lingkungan rumah yang sehat, bersih, dan terhindar dari sumber penyebaran penyakit,” urainya.

Berdasarkan survei penyuluh dan beberapa pamong Desa Bentakan, masih banyak rumah yang terlalu rindang, sehingga matahari tidak bisa menembus halaman dan ke dalam rumah. Selain itu, tidak sedikit warga belum tertib membuat tempat pembuangan sampah, dan mengelola sampah dengan baik.

Menurut Endang, kuman TBC akan mudah mati jika terpapar sinar matahari. Adapun langkah antisipasi mencegah TBC adalah dengan melakukan vaksinasi.

Di lokasi yang sama, sejumlah mahasiswa dari program studi (Prodi) DIII Teknologi Laboratorium Medis STIKES Nasional yakni Adienda, Alvina, Amelia, Faustina, Dimas, Meysita, dan Vanesa turut berkontribusi dalam penyuluhan tersebut dengan memberikan beberapa permainan yang bertujuan memperdalam pemahaman dan informasi penting tentang infeksi TBC.

Mereka juga menyampaikan perilaku hidup bersih dan sehat yang bisa diterapkan sehari-hari untuk mencegah penularan TBC dan infeksi saluran pernapasan adalah dengan mencuci tangan yang benar, etika batuk, etika membuang dahak, meludah, dan sebagainya.

Selain itu, para mahasiswa STIKES Nasional juga memberikan tips agar sirkulasi udara dan sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah dengan menanam tanaman yang sesuai dengan kebutuhan sanitasi di rumah.

Tips lainnya adalah pembuatan tempat pembuangan sampah menggunakan bahan sederhana dan cara pengelolaan sampah yang baik dan sehat.

Dari hasil observasi di Desa Bentakan, mahasiswa STIKES Nasional berinisiatif memanfaatkan pekarangan di sekitar rumah, untuk menjaga sanitasi lingkungan, dan kebersihan sekitar rumah, melalui oleh kelompok penggerak PKK dan komunitas wanita desa setempat.

Guna menunjang kegiatan tersebut, dilakukan pembagian beberapa peralatan dan bahan untuk kebersihan personal dan keluarga. Berupa sabun cuci tangan, dan peralatan kebersihan rumah dan lingkungan.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Desa Bentakan Sunarsih. “Melalui penyuluhan kesehatan ini, kami warga Desa Bentakan semakin memahami tentang TBC, cara pencegahan dan pengobatannya dengan kegiatan sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari di rumah,” pungkasnya. (*/wa)

 

  Editor : Tri Wahyu Cahyono
#pencehan tbc #penyuluhan tbc stikes nasional #penyuluhan tbc desa bentakan #stikes nasional #kabupaten sukoharjo #kecamatan baki