Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dari 60 Titik, Tahun Ini Pemkab Sukoharjo Bakal Bangun Satu Shelter 3 Halte Bus Trans Jateng

Iwan Kawul • Senin, 31 Juli 2023 | 18:00 WIB
SEGERA BEROPERASI: Bus Trans Jateng saat uji coba rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri, beberapa waktu lalu.
SEGERA BEROPERASI: Bus Trans Jateng saat uji coba rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri, beberapa waktu lalu.

RADARSUKOHARJO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo memastikan akan membangun satu selter dan tiga halte untuk mendukung kelancaran Bus Trans Jateng (BTJ). Hanya saja, lokasinya masih dalam pengkajian.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo Toni Sri Buntoro mengatakan, Bus Trans Jateng akan segera beroperasi dalam waktu dekat. Bus dengan jurusan Terminal Solo sampai Terminal Giri Adipura Wonogiri ini akan melalui jalan protokol atau jalan utama Sukoharjo.

”Di jalan kabupaten, kami juga akan membangun 16 halte, namun akan dibangun secara bertahap,” kata Toni Sri Buntoro, kemarin (30/7/2023).

Menurut Toni, dari 16 halte yang ada di jalan kabupaten tersebut, tahun ini akan dibangun tiga halte dan satu selter. ”Untuk lokasinya kami masih mencari yang pas. Bisa di depan Pasar Ir. Soekarno, bisa di sekitar simpang lima (proliman). Kalau yang di sekitar kantor kabupaten kan sudah ada itu,” beber Toni.

Lebih lanjut dikatakan Toni, untuk pembangunan 16 halte tersebut, pihaknya akan memaksimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Termasuk mencari corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan. Untuk keseluruhan dari Terminal Tirtonadi Solo sampai Terminal Giri Adipura Wonogiri, terdapat 121 halte. Di mana 60 di antaranya ada di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Pembangunan halte dilakukan oleh pemerintah provinsi, karena kewenangan provinsi.

”Yang kewenangan kabupaten hanya 16 tadi,” bebernya.

Toni menambahkan, Bus Trans Jateng sendiri berkapasitas 40 orang dengan rincian 20 duduk dan 20 berdiri. Jam operasional pukul 05.00 pagi sampai dengan 18.00.

”Tarifnya Rp 4.000 untuk umum dan Rp 2.000 untuk pelajar buruh dan veteran,” katanya.

Beberapa waktu lalu, Bus Trans Jateng sudah mulai uji coba. Hal ini dilakukan untuk mengkaji waktu tempuh, manuver bus dan lain sebagainya. ”Ini sudah uji coba, biar sopir dan krunya bisa mempelajari manuvernya,” tandasnya. (kwl/adi)

Editor : Damianus Bram
#bus trans jateng #pemkab sukoharjo #Halte Bus Trans Jateng