RADARSOLO.COM – Warga Sukoharjo mulai antusias menggunakan bus rapid trans (BRT) Trans Jateng. Namun, antusiasme masyarakat ini belum bisa dijadikan patokan karena saat ini tarif Trans Jateng masih gratis karena dalam masa promo.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro mengatakan, dari pantauan pihaknya, antusiasme warga Sukoharjo untuk menjajal Trans Jateng sangat baik.
"Antusiasme masyarakat selama empat hari sangat baik semoga berlanjut terus," kata Toni Sri Buntoro.
Namun, diakui Toni, kondisi selama enam hari pasca peluncuran ini belum bisa jadi indikator karena masih gratis. Kemungkinan saat ini masih banyak masyarakat yang baru coba-coba.
"Keadaan yang sebenarnya akan tampak setelah berbayar. Mulai hari ketujuh nanti kita pantau lagi," kata Toni.
Dia pun berharap, tingginya minat masyarakat ini bisa berlanjut, meski masa promo gratis telah berakhir.
Sementara itu, Eko Nugroho, 45, warga Gayam, Sukoharjo Kota mengaku, dirinya sengaja menjajal Trans Jateng dari Terminal Sukoharjo sampai Terminal Tirtonadi Solo. Dia mengaku penasaran ingin menjajal bus yang baru saja diluncurkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo itu.
"Ya tadi pagi mencoba naik, sampai Tirtonadi, lalu balik lagi ke Sukoharjo. Cukup nyaman. Tapi penuh terus," kata Eko.
Diketahui, selama masa promo, tarif Trans Jateng rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri digratiskan seminggu. Mulai Selasa-Minggu (8-13/8). Koridor 7 tersebut terintegrasi dengan layanan Trans Jateng rute Solo-Sumberlawang di Terminal Tipe A Tirtonadi dan transportasi umum di sekitarnya.
BRT Trans Jateng memiliki berbagai fasilitas memadai untuk kenyamanan dan keamanan penumpang. Seperti GPS, kamera pengawas, hingga perlengkapan medis di kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). (kwl/nik/ria)
Editor : Syahaamah Fikria