Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pembunuhan Dosen UIN Solo Direncanakan: Sebelum Eksekusi, Tersangka Izin Mandor Bangunan Tak Masuk Kerja

Iwan Kawul • Selasa, 29 Agustus 2023 | 02:27 WIB

 

Dwi Feriyanto, warga Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo tersangka pembunuhan dosen UIN Solo. (DOK.POLRES SUKOHARJO)
Dwi Feriyanto, warga Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo tersangka pembunuhan dosen UIN Solo. (DOK.POLRES SUKOHARJO)

 

RADARSUKOHARJO.COM- Pembunuhan terhadap Wahyu Dian Silviani, 34, dosen UIN Solo diduga kuat telah direncanakan.

Itu terungkap dari pengakuan Dwi Feriyanto, 23, tukang bangunan yang menjadi tersangka pembunuhan dosen UIN Solo.

Kepada penyidik, warga Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo itu mengaku izin tak masuk kerja kepada mandor bangunan.

Pada Rabu (23/8/2023), Dwi izin ke mandor untuk tidak masuk kerja pada Kamis (24/8).

Barang bukti pembunuhan dosen UIN Solo dengan tersangka Dwi Feriyanto. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Barang bukti pembunuhan dosen UIN Solo dengan tersangka Dwi Feriyanto. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

"Sebelum melakukan pembunuhan, tersangka izin mandor bangunan untuk tidak masuk kerja," ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit melalui Kasat Reskrim AKP Teguh Prasetyo, Senin (28/8/2023).

Pada Kamis (24/8/2023), saat jasad dosen UIN Solo ditemukan, Dwi diketahui tidak masuk bekerja.

Hasil pemeriksaan para saksi, baik dari teman dosen UIN Solo, maupun tukang banggunan yang bekerja di rumah Wahyu Dian Silviani, pelaku mengerucut pada DWI. "Tersangka ditangkap Jumat (25/8) dini hari," kata Teguh. (kwl/wa)

 

 

 

 

 

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Wahyu Dian Silviani #pembunuhan #Dosen UIN #tukang bangunan #dwi feriyanto