RADARSUKOHARJO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo serius mengelola kawasan Waduk Mulur, Kecamatan Bendosari sebagai objek wisata. Rencananya waduk tersebut akan bersolek melalui revitalisasi. Bahkan pemkab sudah menandatangani kontrak dengan pihak ketiga, terkait penyusunan detail engineering design (DED) revitaliasi.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sukoharjo Setyo Aji Nugroho menjelaskan, feasibility study atau studi kelayakan sudah dilakukan. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukoharjo.
“Studi kelayakannya sudah dilakukan, kami akan serius menggarap Waduk Mulur sebagai objek wisata. Sudah ada pihak ketiga yang menyusun DED, diharapkan Desember mendatang sudah kelar. Waduk Mulur kan dikelola Provinsi Jateng, salah satu syaratnya kami diminta membuat DED,” kata pria yang akrab disapa Aji tersebut, kemarin (14/9).
Aji menambahkan, sesuai hasil studi kelayakan, objek wisata ini nantinya akan dipusatkan di Lapangan Pringgondani, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari. Termasuk kawasan makam tokoh penyebar Islam Mbah Sayidiman. Kawasan wisata tersebut akan dilengkapi dengan sejumlah wahana dan aneka kuliner.
“Ya, akan lengkap dengan wahana-wahana serta kulinernya. Pastinya ada DED dulu, sebagai syarat untuk pengelolaan,” imbuhnya.
Setelah DED rampung, lanjut Aji, pemkab akan menyusun analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Harapannya, pada 2024 atau 2025 Waduk Mulur sudah bisa dikelola pemkab untuk objek wisata. (kwl/fer)
Editor : Damianus Bram