Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ini Pesan Mendalam Wayang Kulit Lakon Bimo Krido dalam Peringatan HUT TNI di Mako Grup 2 Kopassus

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 7 Oktober 2023 | 23:46 WIB
Pagelaran wayang kulit berlakon Bimo Krido dalam peringatan HUT ke-78 TNI di Lapangan Mako Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (6/10/2023) malam.
Pagelaran wayang kulit berlakon Bimo Krido dalam peringatan HUT ke-78 TNI di Lapangan Mako Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (6/10/2023) malam.

RADARSUKOHARJO.COM- Menyemarakkan HUT ke-78 TNI, digelar pementasan wayang kulit di Lapangan Mako Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (6/10/2023) malam.

Wayang kulit dengan lakon Bimo Krido tersebut dimainkan dalang Ki Maryono Ibrahim Saputra yang merupakan adik kandung almarhum Ki Manteb Soedarsono.

Acara semakin meriah dengan hadirnya bintang tamu Eko Gudel (adik almarhum Didi Kempot) dan Widi Kocrit dari Pecasndahe.

“Kemeriahan acara ini membuktikan bawah minat masyarakat terhadap budaya Jawa tetap tinggi," ujar Mayor Inf Aryudha Sakti, ketua panitia kegiatan.

Pagelaran wayang kulit dalam rangka HUT ke-78 TNI ini digelar secara serentak di 78 titik di Indonesia dan tiga titik di luar negeri, yakni Amerika, Suriname, serta Malaysia.

Para veteran turut hadir dalam pagelaran wayang kulit peringatan HUT ke-78 TNI di Lapangan Mako Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan.
Para veteran turut hadir dalam pagelaran wayang kulit peringatan HUT ke-78 TNI di Lapangan Mako Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan.

Lakon Bimo Krido mengisahkan tentang sepak terjang kesatria bernama Bimo dalam menjaga negara untuk menegakkan keadilan.

Bimo adalah sosok kesatria tangguh yang memiliki prinsip kuat dan teguh dalam pendirian.

Seperti halnya prajurit TNI yang juga setia dan teguh dalam menjaga dan mengawal keutuhan NKRI.

Ditambahkan Aryudha, HUT ke-78 TNI mengambil tema “TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju”.

Tema tersebut mengandung harapan bawah TNI selalu setia mengawal negara dan bangsa, setia bersenergi dengan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia Maju.

"Wayang kulit ini tak sekadar tontonan, tapi juga menjadi tuntunan bagi masyarakat. Menjadi aset yang perlu dijaga dan dilestarikan," ujarnya.

"Hakikatnya, budaya adalah benteng pertahanan bangsa, dan mencintai budaya adalah wujud patriotisme,” pungkas Aryudha. (mg20/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#hut tni #Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan #wayang kulit