Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Desa Kemasan Kembangkan Sirkuit Sepatu Roda

Iwan Kawul • Senin, 16 Oktober 2023 | 17:46 WIB
DONGKRAK PRESTASI: Anak-anak berlatih sepatu roda di sirkuit sepatu roda Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto.
DONGKRAK PRESTASI: Anak-anak berlatih sepatu roda di sirkuit sepatu roda Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto.

RADARSUKOHARJO.COM – Langkah berani diambil Pemerintah Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto membangun sirkuit sepatu roda. Sirkuit ini diklaim satu-satunya sirkuit sepatu roda di Indonesia yang diinisiasi pembangunannya oleh pemerintah desa.

Kepala Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto, Agiamarno mengatakan, ide membangun sirkuit sepatu roda berawal dari keprihatinan atas minimnya fasilitas penunjang bagi para atlet sepatu roda khususnya di eks Karesidenan Surakarta. Jika akan berlatih, harus ke Stadion Jatidiri, Semarang. Di kota Surakarta ada, namun peruntukannya bukan untuk sepatu roda.

”Awalnya saya diskusi dengan kawan klub sepatu roda, kalau berlatih jauh hari ke Jatidiri, Semarang. Ini kan jauh, harus keluar banyak biaya untuk latihan saja,” kata Agiamarno di sirkuit sepatu roda Desa Kemasan, kemarin (15/10).

Kemudian, pada 2021 pihaknya mulai membangun sirkuit sepatu roda ini secara bertahap. Lahan yang digunakan menggunakan lahan parkir lapangan sepak bola Desa Kemasan. Anggaran yang digunakan menggunakan anggaran dari dana desa.

”Luasnya sekira 105 meter X 32 meter. Saat ini pembangunan landasan sirkuit sudah bisa digunakan untuk latihan. Namun, pembangunan belum selesai, karena masih ada rencana penambahan fasilitas lain seperti tribun, pengecatan, pagar dan lainnya. Supaya standar untuk kompetisi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Agiamarno, sirkuit sepatu roda sangat prospek untuk peningkatan pendapatan asli desa (PADes). Selain itu juga menggerakkan perekonomian desa dengan berbagai even sepatu roda.

”Harapannya UMKM akan bergerak saat latihan atau even. Karena, sekali even misalnya 1.000 peserta, para atlet yang kebanyakan anak-anak akan membawa serta keluarganya. Tentunya akan banyak orang yang datang ke Desa Kemasan. Bahkan, kalau ada even bisa sampai berhari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pelatih di klub sepatu roda sekaligus pengelola sirkuit sepatu roda Desa Kemasan Heri Purnomo mengaku, saat ini baru ada empat klub sepatu roda di eks Karesidenan Surakarta. Selama ini, jarang ada saran sirkuit sepatu roda.

”Menurut saya, ini sirkuit pertama di Indonesia yang dibangun oleh pemerintah desa,” kata Purnomo.

Ketua Pengcab Sepatu Roda Sukoharjo Bagas Windaryatno mengatakan, dengan dibangunnya sirkuit sepatu roda oleh Pemdes Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto, merupakan suatu sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh para atlet di Soloraya. Karena sirkuit dengan lintasan yang memenuhi standar di Soloraya belum tersedia.

”Kami bersyukur dengan adanya sirkuit ini. Harapannya meningkatkan minat dan prestasi atlet di Kabupaten Sukoharjo dan Soloraya,” kata Bagas. (kwl/adi)

Editor : Damianus Bram
#Sirkuit Sepatu Roda #polokarto #Desa Kemasan #sukoharjo