Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dishub Sukoharjo: Batal Bangun Shelter karena Terkendala Administrasi, Bakal Dirikan Halte Bus Trans Jateng

Iwan Kawul • Jumat, 20 Oktober 2023 | 19:02 WIB
FASILITAS PENUMPANG: Salah satu halte Bus Trans Jateng di Kabupaten Sukoharjo.
FASILITAS PENUMPANG: Salah satu halte Bus Trans Jateng di Kabupaten Sukoharjo.

RADARSUKOHARJO.COM – Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo membangun shelter di depan gedung bioskop Taruna terkendala administrasi. Meski begitu, di lokasi tersebut tetap dibangun halte untuk Bus Trans Jateng (BTJ).

Kepala Dishub Kabupaten Sukoharjo Toni Sri Buntoro mengatakan, semula pihaknya berencana membangun satu shelter dan enam halte di jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Sukoharjo. Namun, pembangunan shelter tidak jadi dilakukan.

”Kalau shelter kan butuh tempat yang agak luas. Kami terkendala administrasi, harus pakai perubahan aset,” kata Toni Sri Buntoro, kemarin (19/10).

Menurut Toni, semula shelter akan dibangun di bekas gedung bioskop Taruna. Namun, mengurus administrasi diprediksi bisa memakan waktu lebih lama.

”Akhirnya, kami membangun halte saja di lokasi itu. Mengingat tahun anggaran akan segera habis,” imbuh Toni.

Saat ini, halte BTJ sudah terbangun semua di tujuh titik. Terdiri dari empat titik halte kecil dan tiga titik halte besar. Lokasinya di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Gayam atau di depan Toko Laris di sisi barat dan timur. Lalu di Depan Masjid Agung sisi barat dan timur. Selanjutnya di depan Pasar Ir Soekarno, depan eks gedung bioskop, dan depan SMKN 1 Sukoharjo.

”Sudah selesai semua, sudah siap operasional,” jelas Toni.

Ditambahkan Toni, untuk keseluruhan, dari Terminal Tirtonadi Solo sampai Terminal Giri Adipura Wonogiri terdapat 121 halte. Di mana 60 di antaranya ada di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Pembangunan halte dilakukan oleh pemerintah provinsi, karena kewenangan provinsi.

”Yang kewenangan kabupaten hanya 16. Tujuh sudah dibangun tahun ini,” bebernya.

Toni menambahkan, BTJ sendiri berkapasitas 40 orang. Rinciannya 20 duduk dan 20 berdiri. Jam operasiinal pukul 05.00 pagi sampai dengan 18.00.

”Tarifnya Rp 4000 untuk umum dan Rp 2000 untuk pelajar, buruh, dan veteran,” katanya. (kwl/adi)

Editor : Damianus Bram
#bus trans jateng #shelter #halte #dishub sukoharjo