RADARSUKOHARJO.COM – Warga Desa Pranan, Kecamatan Polokarto keluhkan bau limbah industri yang menyengat. Aroma tidak sedap itu muncul sejak Bendung Colo dikeringkan pada Senin (16/10) lalu.
Kepala Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Sarjanto mengatakan, keluhan bau limbah ini datang dari warga di tiga RW, yakni RW 2, 3 dan 4. Bahkan, warga Desa Telukan dan Pandeyan, Kecamatan Grogol, dan Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban juga merasakan hal yang sama.
"Baunya sangat menyengat. Ada yang sampai mengeluhkan pusing dan sesak napas. Tapi, hujan kemarin membuat hari ini (kemarin) baunya sedikit berkurang," kata kades yang akrab disapa Jigong ini, Rabu (25/10).