Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Kementan Bantu Normalisasi Kali Langsur

Iwan Kawul • Jumat, 3 November 2023 | 20:53 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau langsung pengerukan Kali Lembu Kuning di Desa Kedungjambal.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau langsung pengerukan Kali Lembu Kuning di Desa Kedungjambal.

RADARSUKOHARJO.COM - Keluhan petani tentang sedimentasi Kali Langsur akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian gelontorkan anggaran untuk membantu normalisasi Kali Langsur.

Kali Langsur yang mengalir membelah Sukoharjo kota hingga bermuara di Kali Samin di wilayah Desa Telukan, Kecamatan Grogol sudah lama dikeluhkan karena sedimentasi yang tinggi. Bahkan, kondisi ini kerap menimbulkan banjir.

"Normalisasi Kali Langsur sudah sejak lama direncanakan, bahkan pada tahun 2015-2016 pernah mengurus sampai di Kementrian, tetapi terkendala tidak adanya kartu identitas barang (KIB) bagi lahan di bantaran sepanjang Kali Langsur," kata Havid Danang Purnomo Widodo, Kamis (2/11).

Diakui Havid, sedimen atau lumpur di Kali Langsur ini sudah tinggi bahkan sudah melebihi sawah di sekitarnya, sehingga apabila hujan menyebabkan banjir.

Mendengar akan adanya hibah dana untuk pengerukan atau pembersihan Kali Langsur, mohon untuk ditindaklanjuti dengan baik.

"Butuh komunikasi dan sinergi antar semua pihak yang hadir," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo Bagas Windaryatno menceritakan bahwa pada Selasa (24/10) lalu Kabupaten Sukoharjo melaksanakan panen raya padi di Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto yang dihadiri oleh Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi.

Pada saat sesi tanya jawab, ada salah satu petani dari Kecamatan Sukoharjo yang menceritakan tentang kondisi Kali Langsur yang mengalami sedimentasi atau banyaknya lumpur sehingga mengakibatkan terjadinya banjir di musim hujan yang menyebabkan gagal panen.

"Atas dasar tersebut, Plt Mentan langsung memerintahkan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Rahmanto untuk meninjau langsung ke lokasi. Peninjauan Lapangan dilaksanakan pada Rabu (25/10). Kemudian, ditindaklanjuti dengan pengajuan proposal dari Dinas Pertanian," kata Bagas.

Proposal langsung direspon oleh Kementerian dengan menggelontorkan anggaran Rp 300 juta untuk membantu normalisasi Kali Langsur. Sifatnya hanya membantu, karena kewenangan bukan pada Kementerian Pertanian.

"Dalam waktu dekat ini akan segera di normalisasi. Kita sudah koordinasi dengan stakeholder terkait," katanya.

Untuk informasi, panjang Kali Langsur mulai dari Jembatan Ngrukem sampai dengan Jembatan Cluringan sepanjang 2,8 km. (kwl)

Editor : Damianus Bram
#kementerian pertanian #sedimentasi sungai #normalisasi sungai #Kali Langsur