Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kepala Kejari Sukoharjo Pelototi Mutu Bangunan GOR

Iwan Kawul • Kamis, 9 November 2023 | 20:04 WIB
SIDAK: Kajari Sukoharjo Rini Triningsih (tengah) melaksanakan monitoring dan evaluasi pembangunan GOR, pekan lalu.
SIDAK: Kajari Sukoharjo Rini Triningsih (tengah) melaksanakan monitoring dan evaluasi pembangunan GOR, pekan lalu.

RADARSUKOHARJO.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo menyambangi proyek GOR Tipe B di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, pekan lalu.

Hasil monitoring dan evaluasi (monev), pelaksana proyek diimbau agar kualitas bangunan sesuai rancangan anggaran biaya (RAB).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukoharjo Rini Triningsih hadir langsung dalam monev. Didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sukoharjo Setyo Aji Nugroho. Pada kesempatan ini kajari memberikan sejumlah masukan.

“Masukan dari kajari terkait kualitas dan mutu bangunan yang harus sesuai RAB. Jika ada permasalahan segera disampaikan untuk diberikan pertimbangan hukum. Supaya setiap tindakan yang dirasa masih ragu-ragu untuk dilanjutkan, dapat diberi masukan atau pertimbangan secara yuridis,” kata Kasi Intel Kejari Sukoharjo Galih Martino Dwi Cahyo.

Proyek GOR menelan anggaran Rp 51 miliar. Saat ini progress pembangunan mencapai 86 persen, dengan deviasi positif 3, 449 persen.

Terkait masukan dari kejari, Kepala Disporapar Sukoharjo Setyo Aji Nugroho mengaku sisa waktu pengerjaan masih 58 hari kalender. Dari total 300 hari dikurangi 242 hari kalender.

“Sejumlah pengerjaan masih dilakukan, seperti arsitektur lantai 1, 2, dan atap. Kemudian lavatory, tangga, dan ramp. Lalu pengerjaan fasad, ground tank, dan power house. Termasuk pengerjaan mekanikal dan elektrikal. Setiap pekan ada laporan. Ada juga saran dan tindak lanjut,” papar Setyo.

Masukan dan tindak lanjutnya, di antaranya agar pekerja selalu memerhatikan kelengkapan alat pelindung diri (APD).

Termasuk faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3), sebagai upaya menghindari kecelakaan kerja di lapangan.

Pantauan di lapangan, pekerja selama proses pembangunan selalu mengenakan APD. Seperti helm pengaman, safety glass, safety gloves, dan safety shoes.

“Pengerjaan bagian lantai juga harus diperhatikan isian atau perekatnya. Supaya lantai merekat dengan sempurna, juga meminimalkan adanya rongga udara. Perhatikan juga kerapian hasil pembangunan,” beber Setyo.

Sementara itu berdasarkan pemaparan pelaksana proyek, dijadwalkan GOR Tipe B ini rampung dikerjakan akhir bulan ini. Setyo optimistis GOR bisa segera digunakan untuk uji coba.

“Uji coba ini untuk bahan evaluasi. Apa saja kekeruangannya, supaya segera ditambahkan sebelum proyek diserahkan ke pemkab,” ujarnya. (kwl/fer)

Editor : Damianus Bram
#Proyek GOR Gayam #Kejari Sukoharjo #Rini Triningsih #kejaksaan negeri