Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Desa Jangglengan Masuk dalam 10 Besar Nasional Desa Wisata Berkelanjutan

Iwan Kawul • Senin, 27 November 2023 | 15:30 WIB
PRESTASI: Sekretaris Desa Jangglengan Suhari terima penghargaan 10 Besar Nasional Desa Wisata Berkelanjutan
PRESTASI: Sekretaris Desa Jangglengan Suhari terima penghargaan 10 Besar Nasional Desa Wisata Berkelanjutan

RADARSUKOHARJO.COM – Desa Jangglengan, Kecamatan Nguter meraih peringkat 9 dari 2.007 desa di seluruh Indonesia ikut berkompetisi di ajang Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2023 dari Kementerian Desa (Kemendes).

Desa Wisata Jangglengan Kampung Bengawan memiliki potensi alam dan budaya yang dikelola dengan baik. Hasil kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDesa, pemerintah kabupaten dan seluruh elemen masyarakat yang menjadi aktor utama pembangunan berbasis pemberdayaan.

Penyerahan penghargaan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (24/11). Dari 2007 desa peserta LDWN, satu di antaranya mendapatkan peringkat ke 9 yaitu Desa Wisata Jangglengan Kampung Bengawan di Kecamatan Nguter.

Atraksi wisata yang ditawarkan di antaranya wisata agro dan wisata tirta dengan menggunakan moda transportasi jeep dan speed boat yang sangat diminati wisatawan.

”Selain atraksi, desa wisata ini juga mengembangkan wisata budaya yaitu kesenian tarian tradisi, situs petilasan PB IX, dan kelengkapan sarana prasarana mulai dari homestay dan Restaurant De Bengawan yang telah banyak dikenal,” kata Sekretaris Desa Jangglengan Suhari, Minggu (26/11).

Melalui momentum ini, desa wisata Jangglengan terus berkomitmen untuk tetap fokus kepada tujuan utama. Yaitu peningkatan ekonomi warga dan memberikan nilai tambah atas potensi desa yang dikelola dengan baik berbasis pemberdayaan masyarakat.

Geliat Desa Wisata Jangglengan merupakan kesepakatan seluruh elemen masyarakat desa yang mulai diinisiasi oleh kepala Desa Jangglengan Sutoyo yang telah selesai menjabat selama tiga periode di desa tersebut pada September lalu.

Salah satu alasan Sutoyo membangun desa wisata Jangglengan karena melihat potensi desa yang memiliki peluang untuk diperkuat menjadi nilai tambah pariwisata, khususnya kawasan daerah aliran sungai Bengawan Solo yang telah berdampingan dengan masyarakat desa sejak lampau.

Baik dalam kehidupan sosial, ekonomi khususnya pertanian serta potensi budaya di antaranya tarian tradisi, gamelan dan situs budaya petilasan Pakubuwono IX.

Sutoyo merancang desa wisata Jangglengan dengan matang karena memiliki perencanaan wisata desa dengan konsep wisata berkelanjutan sehingga berharap pondasi dan proses yang telah berjalan ini dapat diteruskan oleh seluruh masyarakat desa, bermanfaat dan memberikan dampak positif serta memberikan motivasi bagi desa wisata lainnya di Kabupaten Sukoharjo. (kwl/adi)

Editor : Damianus Bram
#kampung bengawan #nguter #desa wisata #desa jangglengan #sukoharjo #kemendes