RADARSUKOHARJO.COM - Mayat perempuan lanjut usia (lansia) ditemukan mengapung di Sungai Krajan, Kecamatan Gatak, Jumat (5/1) sekitar pukul 08.00 WIB.
Diduga kuat, korban terpeleset lalu hanyut di aliran sungai tersebut.
Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit melalui Kasubsi Penmas Polres Sukoharjo, Bripka Eka Prasetia mengatakan mayat perempuan lansia itu ditemukan di Dukuh Sanggrahan RT 001/RW 007, Desa Krajan, Kecamatan Gatak.
Mayat tersebut teridentifikasi atas nama Surip, 85 warga Dukuh Geneng RT 005/RW 005 Desa Geneng, Kecamatan Gatak.
"Sebelum ditemukan hanyut di aliran sungai tersebut korban diketahui sudah meninggalkan rumah sejak dua hari lalu. Korban yang telah pikun tersebut tinggal seorang diri di rumahnya lantaran sang suami telah meninggal dunia," kata Eka, Jumat (5/1).
Pihak keluarga sempat mencoba mencari korban keesokan harinya lantaran korban tak kunjung pulang.
Kemudian pada Jumat sekira pukul 07.30 korban berhasil ditemukan mengapung di sungai dalam keadaan meninggal dunia.
"Diperkirakan korban meninggal dunia diduga disebabkan karena hanyut dan tenggelam di sungai. Serta menurut keterangan keluarga, korban sudah dua kali mencoba menceburkan diri ke sungai," jelas Kapolres.
Setelah penemuan tersebut, sekira pukul 08.30 WIB personil Polsek Gatak dipimpin Kapolsek Gatak AKP Hadi Sumaryono tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah TKP awal.
Petugas kepolisian juga melakukan koordinasi dengan Puskesmas Gatak dan Tim SAR (Tim Evakuasi).
Kemudian, pukul 09.00 WIB Puskesmas Gatak dipimpin dr. Ika Bulansari tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh Korban.
"Adapun hasil atas pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari luar maupun keracunan. Mengingat keluarga korban telah menerima secara ikhlas adanya kejadian tersebut dan menghendaki agar jenazah tidak di bawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Atas keputusan tersebut jenazah korban kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan," pungkasnya. (kwl)
Editor : Damianus Bram