UNESCO Tetapkan Jamu Sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Harus Jadi Welcome Drink Di Hotel

Iwan Kawul • Dipublikasikan Rabu, 29 Mei 2024 | 21:36 WIB

 

Bupati Sukoharjo Etik Suryani meracik jamu di Menara Wijaya, Rabu (39/5).
Bupati Sukoharjo Etik Suryani meracik jamu di Menara Wijaya, Rabu (39/5).

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo meminta jamu dijadikan "welcome drink" di setiap hotel di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Setelah UNESCO dalam sidang di Kasane, Republik Botswana telah menetapkan jamu sebagai warisan budaya tak benda.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Menara Wijaya saat peringatan Hari Jamu Nasional ke-16, Rabu (29/5) mengatakan, bahwa jamu telah dikenal sejak zaman nenek moyang, sebelum pengobatan modern masuk ke Indonesia.

Secara tradisional dan turun temurun, nenek moyang Bangsa Indonesia telah memanfaatkan tanaman berkhasiat bagi kesehatan, khususnya dalam bentuk ramuan jamu. Sebagai sentra jamu di Indonesia, Sukoharjo juga dijuluki sebagai Kota Jamu.

"Berita membanggakan untuk Indonesia datang dari Republik Botswana, di mana budaya Sehat Jamu (Jamu Wellness Culture) ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Penetapan tersebut diberikan UNESCO dalam sidang di Kasane, Republik Botswana," kata Etik.

Menurut Etik, pengakuan UNESCO merupakan penghargaan yang luar biasa, karena yang dihargai adalah cara bagaimana orang Indonesia menjadi sehat.

Dengan dijadikannya jamu sebagai warisan budaya di UNESCO, diharapkan generasi muda Indonesia terus bersama-sama melestarikan budaya sehat jamu untuk masa depan.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo turut bangga atas penghargaan tersebut, dan berterima kasih kepada Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia, serta semua pihak yang terlibat. Sehingga Budaya Sehat Jamu diakui di kancah internasional," imbuh Etik.

Melalui momentum peringatan ini diharapkan juga dapat mendorong UMKM Jamu tetap eksis dan berkembang. Sekaligus sebagai bentuk dukungan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), apalagi jamu merupakan salah satu produk unggulan dari Kabupaten Sukoharjo.

"Saya juga minta jamu dijadikan welcome drink di setiap hotel di Kabupaten Sukoharjo," pesan Etik. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
Jamu jadi welcome drink di hotel Sukoharjo Kota Jamu Sukoharjo sentra jamu