Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kencing Darah pada Sapi Jadi Momok Peternak di Sukoharjo Jelang Hari Raya Idul Adha

Iwan Kawul • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:59 WIB
Pemeriksaan kesehatan hewan ternak oleh petugas Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo.
Pemeriksaan kesehatan hewan ternak oleh petugas Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo.

RADARSOLO.COM - Jelang Hari Raya Idul Adha peternak di Sukoharjo dihantui penyakit kencing darah pada sapi.

Pekan ini saja ada 4 temuan yang dilaporkan. Kuat dugaan, masih banyak yang tidak terlaporkan.

Leni Sri Lestari, Kepala UPTD Rumah Potong Hewan dan Pusat Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mengatakan, saat ini populasi lalat dan nyamuk meningkat.

Maka kasus kencing darah pada sapi juga meningkat.

"Penyakit kencing darah pada sapi disebabkan parasit darah dan ditularkan melalui gigitan lalat raksasa. Penyakit ini bisa mengakibatkan kematian pada sapi jika tidak terdeteksi dan segera diobati sejak dini," beber Leni, Kamis (13/6/2024).

Kata Leni, pekan ini ada 4 kasus yang terlaporkan. Kemungkinan masih banyak yang tidak terlaporkan karena ketidaktahuan masyarakat.

Saat ini Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo telah memiliki alat penguji sampel darah.

Melalui tes darah ini, dinas terkait bisa melakukan uji pemeriksaan darah secara mandiri. 

"Sebelum punya alat ini, kita harus mengirimkan sampel ke lab lain yang memakan waktu beberapa hari dari pengambilan sampel, pengiriman dan menunggu hasil pemeriksaan," jelas Leni.

"Nah, setelah memiliki alat ini, kita bisa lebih cepat mendapatkan hasil pemeriksaan, sehingga penyakit apa yang diderita ternak bisa diketahui lebih awal dan langsung  mengambil tindakan," lanjutnya.

Menurut Leni, penyakit kencing darah pada sapi tidak hanya di Sukoharjo. Sapi dari luar daerah yang masuk ke Sukoharjo juga mengalami kondisi serupa.

"Kami baru menginisiasi kerja sama lintas wilayah untuk pengendalian penyakit ini supaya bisa menekan kasus," terang dia.

Baca Juga: Lima Tim IBL Sudah Mengunci Posisi Playoff: Bocorannya adalah Mantan Juara, hingga Tim Debutan

Dikatakan Leni, untuk menjadikan kencing darah pada sapi nihil kasus cukup sulit.

Mengingat kompleksnya sistem pemeliharaan ternak yang belum terlokalisasi dalam satu kawasan.

"Idealnya tiap daerah ada kawasan ternak, sehingga memudahkan sistem pengendalian penyakit," katanya. (kwl/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#idul adha #hewan ternak #penyakit #sukoharjo #kencing darah pada sapi