Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dua Formasi CPNS di Sukoharjo Tak Diminati Pelamar, Ini Alasannya

Iwan Kawul • Jumat, 6 September 2024 | 02:57 WIB

 

Ilustrasi euforia ratusan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo setelah diangkat pada 2022 lalu.
Ilustrasi euforia ratusan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo setelah diangkat pada 2022 lalu.

RADARSOLO.COM – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo ditutup Rabu (5/9). Sayangnya, tidak semua formasi yang dibuka diminati pendaftar. Tak ada satu pun pelamar di dua formasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sukoharjo Sumini menjelaskan, formasi yang tidak diminati yakni pranata hubungan masyarakat ahli pertama untuk kategori umum. Serta analisis keuangan pusat dan daerah ahli pertama, untuk kategori penyandang disabilitas.

“Pendaftaran rekrutmen CPNS ditutup 6 September. Hingga hari ini masih ada dua formasi yang nihil pelamar,” kata Sumini.

Sumini menambahkan, 48 formasi minim peminat. Jumlah pelamar di bawah 10 orang. Di antaranya arsiparis terampil, fisikawan medis ahli pertama, pekerja sosial ahli pertama, dan pranata sumber daya manusia (SDM) aparatur terampil.

Selain itu radiografer ahli pertama, penata kelola hukum dan perundang-undangan, serta asisten perpustakaan terampil.

Data BKPSDM Sukoharjo, jumlah pendaftar rekrutmen CPNS per 5 September mencapai 4.269 orang. Sedangkan pelamar yang telah submit di aplikasi pendaftaran rekrutmen CPNS sebanyak 1.550 orang.

Dari jumlah itu, 1.406 pelamar dinyatakan memenuhi syarat. Sedangkan 132 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Pelamar yang lolos seleksi administrasi, wajib mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD). Tahap SKD terdiri dari seleksi wawasan kebangsaan, seleksi intelegensia umum, dan seleksi karakteristik pribadi.

“Setelah lolos, ada tahapan seleksi kompetensi bidang (SKB) berbasis computer assisted test (CAT). Nanti SKB dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Bobot nilai SKD sebesar 40 persen dan SKB sebesar 60 persen,” urai Sumini. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#seleksi cpns sukoharjo 2024 #pendaftaran cpns sukoharjo 2024