Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kidung Demokrasi Menggema di Alun-Alun Sukoharjo, Dipadati Ribuan Penonton: Dihentak Aksi Band Tipe-X

Iwan Kawul • Rabu, 30 Oktober 2024 | 03:13 WIB
Kidung Demokrasi yang digelar KPU Sukoharjo di Alun-Alun Satya Negara, Senin malam (28/10) dimeriahkan Band Tipe-X.
Kidung Demokrasi yang digelar KPU Sukoharjo di Alun-Alun Satya Negara, Senin malam (28/10) dimeriahkan Band Tipe-X.

RADARSOLO.COM — Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo dipadati ribuan orang, Senin (28/10) malam. Menyaksikan Kidung Demokrasi yang digelar KPU Kabupaten Sukoharjo, yang menampilkan band papan atas Tipe-X.

Tipe-X mengguncang panggung dan berhasil menggebrak suasana dengan aksi panggung yang energik. Membakar semangat para hadirin untuk mendatangi TPS pada 27 November 2024, serta menyalurkan hak pilih mereka dalam Pilkada 2024 mendatang.

Energi yang dibawa Tipe-X seolah menjadi nyala api baru. Memantapkan niat masyarakat untuk berperan aktif dalam menentukan pemimpin masa depan Sukoharjo dan Jawa Tengah.

Acara dimulai dengan penampilan kesenian tari Bramantyo Wadon dari Sanggar SCK Sukoharjo. mereka berhasil memukau ribuan mata dengan gerakan tari tradisional yang memikat, lincah, dan atraktif.

Penonton lalu dihibur oleh ANF Band sebagai pembuka. Sebelum akhirnya Tipe-X manggung dan menyulut energi malam dengan hentakan musik aliran ska.

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sukoharjo Roni Wicaksono, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sukoharjo Agus Santosa menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada KPU Kabupaten Sukoharjo, serta semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara Kidung Demokrasi.

“Pilkada adalah momen penting dalam perjalanan demokrasi kita. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan memimpin daerah kita. Sangat penting bagi kita untuk berpartisipasi aktif dalam proses ini,” kata Agus yang dibacakan Roni Wicaksono.

Kidung Demokrasi digelar sebagai bagian dari sosialisasi Pilkada 2024. Diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024. Dengan menggandeng berbagai elemen seni dan musik, acara ini tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga perayaan nilai-nilai demokrasi yang telah menjadi simbol suara, harapan, dan cita-cita masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kita dapat meningkatkan pemahaman dan tanggung jawab dalam Pemilu, untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo Syakbani Eko Raharjo mengajak warga Sukoharjo untuk hadir di TPS dan memberikan suara dalam Pilkada 2024. Dia juga menyampaikan detil penting tentang dua surat suara dalam pilkada.

Rinciannya, warna biru muda untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Sukoharjo. Sedangkan warna merah marun untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah. Syakbani menegaskan pentingnya pemahaman akan proses pemilu ini.

"Kidung Demokrasi hadir untuk membawa masyarakat lebih dekat dengan Pilkada. Demokrasi bukan hanya sebuah proses politik, tapi juga sarana rakyat untuk membangun arah daerah," tegasnya.

Syakbani juga mengingatkan seluruh warga untuk memastikan diri telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Serta menghimbau mereka yang ingin pindah memilih untuk mematuhi prosedur, agar hak suaranya tetap terjaga.

Kidung Demokrasi di Sukoharjo sukses membangun momentum dan harapan baru. Sebuah perayaan demokrasi yang indah dan menggugah. Karena pada 27 November nanti akan menjadi saksi nyata, ketika warga Sukoharjo berbondong-bondong ke TPS untuk memilih pemimpin yang akan menentukan arah dan masa depan daerah mereka. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#kpu sukoharjo #kidung demokrasi kpu sukoharjo #band tipe x manggung di kidung demokrasi kpu sukoharjo